Gemalampung.com, Tulang bawang – terkait Dugaan Mar’up Anggaran Tahun 2015 Dinas Kesehatan Tuba, Ketua GPH Dan Girlampung Tuding Kejari Menggala Kongkalikong, Program dan kegiatan pembangunan dibidang urusan kesehatan pada dinas kesehatan tahun 2015, terindikasi sarat bermasalah alias mar’up.11/5/17 kamis

Lebih jelas program kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan masarakat, adapun program dan kegiatan yang direncanakan meliputi, program pelayanan administrasi perkantoran, obat dan perbekalan kesehatan, upaya kesehatan masyarakat, pengawasan obat dan makanan, promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, perbaikan gizi masyarakat, pengembangan lingkungan sehat, pencegahan dan penangulangan penyakit menular, standarisasi pelayanan kesehatan.

Lebih jauh program dan kegiatan urusan kesehatan pada tahun angaran 2015 mencakup sampai beberapa item yang belum dijelaskan secara mendetail, termasuk realisasi pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun anggaran 2015 pada dinas kesehatan tersebut sebesar RP.41.500.000.000 dengan realisasi anggaran sebesar RP.41.102.430.731,-realisasi angaran tersebut dipergunakan untuk melaksanakan 19 program dengan jumlah kegiatan sebanyak 29 kegiatan, adapun realisasi hasil pelaksanaan urusan kesehatan pada dinas kesehatan tahun angaran 2015 diduga kuat bermasalah dan tabrak aturan.

Terpisah ketua lembaga gabungan pemuda hebat (GPH) tuba yang berkoalisi dengan GIR lampung sudah memasukkan berkas program dinas kesehatan tersebut yang diduga sarat masalah alias di mar’up kepada kejaksaan negeri menggala, (KEJARI) pada bulan pebruari tahun 2017 lalu, dan sampai saat ini belum ada tindakan alias bobok atau jalan ditempat papar ketua GPH dan GIR Lampung tuba kepada media.

Ketua GPH dan GIR Lampung tuding pihak kejaksaan negeri menggala tidak serius dalam menangani permasalah program dinas kesehatan yang terindikasi sarat bermasalah ini, jelasnya,”karena pada dasarnya dari pihak kejaksaan negeri menggala yang masih disembunyikan identitasnya selalu memberikan janji palsu, kenapa tidak setiap kali ditanya tentang laporan ini dari pihak kejaksaan negeri menggala akan memeriksa kadis ataupun yang terkait dengan masalah program dinas kesehatan ini dari besok kebesok tutupnya.***(Tim)

655 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here