PRINGSEWU | Lembaga Pemerhati Anak Dan Masyarakat (L-PMAS) Pringsewu bersama Rakata Outbond adakan pelatihan outbond untuk Anak – anak remaja dari pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) yang ada Pekon Karang Sari dan Tanjung Anom Kecamatan Pagelaran Kabupaten Pringsewu, yang dipusatkan di areal perkebunan Pekon Karang Sari, Minggu (24/2).

Foto : Anak – anak remaja asik bermain game outbound

Outbound sudah tidak asing didengar. Hampir semua lapisan masyarakat mengenal istilah tersebut. Mulai dari anak-anak, remaja, bahkan hingga orang tua. Outbound sendiri merupakan kegiatan pelatihan yang dilakukan di alam, biasanya kegiatannya bersifat interaktif, santai namun memacu adrenalin, menyenangkan dan penuh tantangan.

Outbound menjadi alternatif untuk kejenuhan pembelajaran atau pelatihan yang umumnya dilaksanakan di ruangan. Oleh sebab itu, untuk sekarang ini akan banyak kita temui arena-arena outbound di berbagai tempat dengan segala kelebihan yang ditawarkan.

Pendamping L-PMAS Kabupaten Pringsewu Widodo mengatakan, kegiatan pelatihan outbound dilakukan guna untuk membuat anak-anak remaja lebih refresh, selain itu juga dengan cara mengikuti beberapa game permainan outbound tersebut, anak-anak bisa lebih lagi belajar untuk bisa membawa diri ke arah hal yang positif, melatih untuk menumbuhkan kekompakan dengan sesama tim, juga lebih menambah pergaulan dengan sesamanya.

“Tujuan outbound ini paling enggak anak-anak ada kegiatan lain, enggak maen gedjet (Handphone) terus, juga bisa membuat otak anak-anak biar lebih refresh dan senang, selain ketemu dengan teman-temannya juga, pelatihan outbound ini bisa menumbuhkan kekompakan, kerja sama tim, yang nantinya membuat pola fikir anak yang lebih baik lagi”tandasnya.

Kegiatan pelatihan outbound yang diisi oleh Empat Fasilitator dari Rakata Outbond Pringsewu yakni, Ichwan Nudrus Ketua Rakata Outbond, Novi Antoni, Azis Kuswandi dan Ardian Rahardi. Sembari pelatihan outbound fasilitator juga memberikan pahaman pada setiap permainan, agar anak-anak yang mengikutinya benar-benar bisa memahami inti dan makna dari setiap game tersebut.

Kemudian, Ichwan Nudrus mengatakan bahwa pendidikan outbound atau pendidikan diluar sangat penting untuk anak-anak khususnya generasi milinial zaman sekarang,

“Pendidikan outbound ini selain untuk mendidik karakter dan kerjasama tim, saling mengenal lebih dekat dengan teman-temannya, yang pasti tujuan utamanya dari outbound ini untuk penguatan karakter anak-anak, jadi bukan hanya belajar didalam kelas sekolah saja, tapi diluar kelas juga bisa bermanfaat untuk anak-anak”ucapnya.(red)

727 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here