PRINGSEWU | Kegiatan penyuluhan Bahasa Indonesia yang digelar oleh Kemendikbud Bahasa Lampung, di aula hotel Urban Pringsewu, di ikuti oleh sebanyak 40 peserta, Kamis (19/9/2019).

Dari 40 peserta tersebut ada dua orang sopir yang diutus oleh Kepala OPD, seperti sopir Kepala BPBD dan sopir pejabat Inspektorat. Selebihnya peserta terdiri dari pejabat OPD, Humas dan Protokol Pemkab Pringsewu, Satpol PP, pejabat kelurahan serta dari kalangan percetakan.

Saat disinggung apa urgensinya bagi sopir pejabat yang notabene masih honor untuk mengikuti penyuluhan tersebut, panitia menjawab jika sopir adalah merupakan ajudan pejabat yang harus bisa berbahasa indonesia yang benar.

“Biasanya sopir itu kan setahu saya ajudan pejabat itu sendiri. Artinya secara penggunaan bahasa tidak harus selalu yang berkaitan kegiatan perkantoran. Sopir kan juga mendampingi, masa orang terdekat pejabat tidak tau dan tidak bisa berbahasa indoensia,” ujar ketua Panitia Badan Publik, Evi Mahakastri.

Menurut dia, Penyuluhan Pemartabatan Bahasa Negara di Ruang Publik se-Kabupaten Pringsewu akan berlangsung selama tiga hari.

“Untuk materi hari ini yakni ejaan dan kebijakan bahasa, sedangkan besok masuk materi penaskahan dan hari terakhir materi terkait bentukan pilihan kata” tukasnya. (BM)

166 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here