BREAKING

Senin, Mei 27, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGPesisir Barat

90 Peserta Lembaga PKBM Pesibar Mengikuti UNBK atau Ujian Nasional Kesetaraan Paket C

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PESISIR BARAT | Sebanyak 90 peserta dari lembaga Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) di Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) atau ujian nasional kesetaraan Paket C/Ulya tahun pelajaran 2018/2019, sejak Sabtu (13/4) hingga Selasa (16/4) besok.

Kabid Dikdas PAUD dan PNFI, Rukzawarni, S. Ip, M.M., mendampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat, Hapzi, S.Pd, M.M., mengatakan ujian Paket C di Kabupaten setempat hanya dilaksanakan oleh satu PKBM yakni PKBM Sukamakmur, dipusatkan di SMAN 1 Pesisir Tengah.

Baca Juga :  Team Tekab 308 Polsek Sekampung Udik Amankan Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

“Awalnya ada 103 peserta yang mendaftar, tapi dari jumlah itu hanya 90 peserta yang hadir mengikuti ujian Paket C,” katanya, Senin (15/4).

Dijelaskan, jadwal pelaksanaan ujian nasional pendidikan kesetaraan Paket C/Ulya tahun pelajaran 2018/2019 itu, berdasarkan surat edaran Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tanggal 28 november 2018 No.004/P/BSNP/XI/2018 tahun Pelajaran 2018/2019, dengan mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan serta mata pelajaran jurusan IPA dan IPS.

“Jadwal ujian Paket C itu ditentukan oleh Disdikbud Provinsi sesuai usulan masing-masing Disdikbud Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung,” jelasnya.

Baca Juga :  Istri dan Anak Pasien Covid yang Meninggal Dunia Ikutan Terkonfimasi Positif

Selain itu kata dia, selain PKBM Sukamakmur, di Kabupaten Pesbar juga terdapat PKBM Bina Islami, Kecamatan Krui Selatan. Tapi PKBM Bina Islami ditahun ini tidak ada ujian Paket C, karena terlambat mengirimkan data calon peserta UNBK sebanyak 47 peserta.

“Penutupan calon peserta UNBK untuk Paket C itu di akhir Desember 2018 lalu, karena melalui sistem pendataan Biodata Peserta Ujian Nasional (BIOUN) dari Kemendikbud,” ungkapnya.(riswanto)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *