Bandar Lampung – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Mesuji yang berlangsung di Balai Wartawan Hi. Solfian Ahmad, Bandar lampung, Rabu (26/4/2018), berlangsung mulus.

Seperti diperkiraan sebelumnya, Alzoni kembali memimpin PWI Mesuji untuk periode 2018-2021. Petahan ini muncul sebagai calon tunggal dalam proses pemilihan ketua PWI Mesuji. Peserta konferensi pun secara aklamasi kembali memilih Alzoni.

Dalam sambutannya, Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian berpesan kepada ketua terpilih PWI Mesuji untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalitas anggotanya. Karena masih banyak anggota PWI Mesuji yang belum mengukuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

Baca Juga :  Perdana, Mappilu PWI Sambangi KPU dan Bawaslu Mesuji

Menurut Supriyadi, di tengah maraknya berita bohong atau hoaks, dibutuhkan jurnalis yang profesional dan berkompeten. Sehingga, pemberitaan yang dibuat para wartawan dapat menjadi panduan informasi bagi masyarakat. “Wartawan, khususnya anggota PWI, punya kewajiban turut memerangi hoaks. Hal ini bisa dilakukan jika wartawannya profesional dan taat pada Kode Etik Jurnalistik serta undang-udang pers,” katanya.

Terkait banyak wartawan yang bergerilya di Kabupaten Mesuji, dia meminta kepada Bupati Mesuji Khamami, untuk berkordinasi dengan PWI.

Baca Juga :  Pelaksanaan USBN Tingkat SD di Mesuji Diikuti 3.539 Siswa

Selain itu, Supriyadi juga meminta Bupati Mesuji untuk mendukung PWI Mesuji meningkatkan profesionalisme wartawan dengan mengadakan uji kompetensi.

Sementara Khamami melihat pentingnya peran media bagi pemerintah. Karena itu, dia siap bekerja sama dengan wartawan dan PWI untuk bersama-sama membangun daerah.

Terkait dengan pemberitaan nota dinas yang menjadi viral di media sosial maupun media lainnya, Khamami tidak mempermasalahkan. Sebaliknya, hal itu dinilai sebagai koreksi media terhadap pelaksanaan pemerintahannya.(randi)

 5,322 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here