GemalampungNews.com, Pringsewu – Dugaan Pencabulan yang terjadi disalah satu pondok pesantren yang ada di sukoharjo melalui Humasnya Ratnan Arif membantah apa yang di yang diberitakan beberapa media soal dugaan pencabulan yang dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren tersebut. Menurut penuturannya bahwa pondok pesantren yang berada di kecamatan sukoharjo selain memiliki lembaga pendidikan formal dan non formal, pondok pesantren ini juga membuka praktek pengobatan alternatif, dimana setiap harinya lebih dari 100 pasien yang berobat di pondok tersebut.

“ dipondok ini ada sekitar 230 santri putra dan putri, sebagian dari santri ataupun santriwatinya sengaja dititipkan dipondok karena alasan untuk dilakukan pembinaan secara mental, karena mereka berprilaku “buruk” yang kemudian oleh orang tuannya dititipkan di sini. Jadi kami dari pihak pondok pesatren membantah terkait soal dugaan pencabulan terhadap santriwati kami, Saat pengobatan itu dilakukan di pendopo pesantren dimana tempat nya sangat terbuka. Jadi tidak ada pengobatan yang dilakukan pada malam hari di tempat tertutup. Seperti yang ditudukan kepada pimpinan kami.” Ungkapnya.

Baca Juga :  BURUKNYA KONDISI FISIK BANGUNAN, KOMOISI III DPRD SIDAK RSUD PRINGSEWU

Menanggapi persoalan ini, lanjut Ratnan Arip pimpinan pondok menanggapi dengan santai karena menurutnya bahwa akan terbuka mana yang salah dan mana yang benar.

“ Sampi hari ini belum ada pemanggilan dari pihak kepolisian  baik dari sektor sukoharjo maupun dari polres tanggamus, jika hal ini mencuat dimedia, perintah kiyai untuk mengabaikan karena sudah merupakan hal yang lumrah ujian semacam ini, dan yang pasti akan terbuka mana yang benar dan mana yang salah.” Lanjutnya

Baca Juga :  Rapat Kerja DPC Pospera Pringsewu Pembenahan Internal Struktur Organisasi.

“ faktanya sampai hari ini, hal ini tidak berpengaruh terhadap santri yang ada di ponpes dan juga tidak berpengaruh terhadap kunjungan pasien yang datang di pondok pesantren ini,” tukasnya.(VJ)

 2,088 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here