Way Kanan —Bupati H. Raden Adipati Surya, S.H.,M.M menghadiri Acara Seminar Jilid II Masyarakat Profesional Sumatera Bagian Selatan (MASPRO SUMBAGSEL) di Ciputra Artpreuneur Hotel Raffles Kuningan Jakarta Selatan, Sabtu (16/04/2022) sore.

Pada acara yang mengusung tema “Meneguhkan Koitmen Dulur Kito Dalam Mengakselerasi Konektivitas Darat-Laut Antar 5 Provinsi Se-Sumbagsel Untuk Nusantara-Indonesia”, di Moderatori oleh Helmi Yahya serta dihadiri oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Menteri Perhubungan RI, Menteri BUMN RI, para Gubernur dan Bupati/Walikota se-Sumbagsel.

Maspro Subagsel merupakan wadah bagi para Profesional yang lahir, berasal atau pernah Sekolah di Sumatera Bagian Selatan (Sumatera Selatan, Lampung, Jambi, Bengkuu dan Bangka Belitung). Dimana para Profesional tersebut banyak yang telah mencapai puncak kariernya di Tingkat Nasional, dan diantaranya bahkan menjadi Tokoh Nasional. Maspro Sumbagsel juga berupaya untuk mewadahi para Profesional tersebut dalam s atu komunitas yang tujuannya berkontribusi secara berkelanjutan bagi pembangunan di Sumbagsel.

Dalam rangka memberikan kontribusi bagi pembangunan di Sumbagsel, Maspro Sumbagsel telah melakukan kajian bersama pihak ketiga yang kredibel untuk mendapatkan gambaran mengenai kondisi Sumbagsel dalam konteks algomerasi koridor pembangunan Sumbagsel yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Dimana kajian tersebut diseminarkan pada Tanggal 12 Maret 2022 lalu dengan mengusung tema “Membangun Algomerasi Sumbagsel untuk Nusantara Indonesia” dengan tema kegiatan Seminar Jilid I yang dihadiri oleh Menteri BUMN RI sebagai Tokoh Nasional asal Sumbagsel.

Baca Juga :  Lomba Da'i Cilik Bandar Lampung Di Hadiri Kasdim 0410/KBL

Seminar Jilid II ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut Seminar Jilid I dengan beberapaa catatan yang dipandang penting dan menjadi pending issues seperti usulan tentang pembangunan rel kereta api Palembang-Jambi, pembangunan Jembatan penyebrangan Selat Bangka yang menghubungkan Pulau Bangka dan Provinsi Sumsel, pembangunan Pelabuhan Tanjung Carat di Sumsel, pengembangan Pelabuhan Panjang di Lampung, pembangunan jalan tol Palembang-Jambi dan jalan tol Palembang-Bengkulu serta pembukaan akses-akses alternatif dari Bengkulu ke Provinsi Sumsel dan Jambi melalui Hutan Lindung di Wilayah tersebut, dapat semakin diperdalam perbincangannya.

Dari informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pada acara tersebut juga disampaikan berbagai tanggapan dari para Gubernur atas Rekomendasi Seminar Masspro Membangun Algomerasi Sumbagsel Jilid I, pandangan para Menteri atas Rekomendai Seminar Maspro Ssumbagsel Jilid I dan Saran lain yang disampaikan oleh Gubernur dan pandangan para Menteri.

Baca Juga :  Bupati Way Kanan Resmi Buka Musrenbang Tingkat Kabupaten Tahun 2020

Dimana dari masukan para Gubernur, ketiga Menteri setuju jika percepatan konektivitas akan mengoptimalkan potensi ekonomi yang dimiliki Kawasan Sumbagsel. Hal senada disampaikan Menteri PUPR bahwa pihaknya terus mengawal pengerjaan proyek-proyek infrastruktur di Sumbagsel, sementara Menteri Perhubungan mengatakan untuk pembiayaan proyek infrastruktur, pihaknya kini sedang menggencarkan creative financing yaitu mengajak pihak Swasta untuk masuk membiayai proyek-proyek infrastruktur Negara sehingga meminimalkan APBN. Sementara Menteri BUMN menambahkan bahwa saat ini ahli dunia berpendapat bahwa konsep globalisasi akan berubah menjadi regionalisasi, dan di dalam Indonesia sendiri sebenarnya terdapat kawasan-kawasan yang memiliki potensi ekonomi dasar sebagai regional, salah satunya Sumbagsel.

 642 total views,  4 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here