TULANG BAWANG | Moment melahirkan buah hati tentunya menjadi sesuatu yang sangat mengharukan, antara suami, istri dan bayi yang akan lahir, serta seluruh keluarga besar.
Akan tetapi, itu semua menjadi berbeda jika moment melahirkan terjadi di tengah-tengah mewabahnya Corona virus Disease (Covid-19) yang tengah melanda hampir di seluruh negara, salah satunya adalah Indonesia.
Salah satu moment menunggu kelahiran sang buah hati adalah Abdurahman yang notabene adalah salah satu ketua lembaga wartawan di Kabupaten Tulang Bawang.
Abdurahman yang merupakan Ketua PWI Tuba secara khusus menceritakan moment menunggui istrinya yang akan melahirkan anak ke empat.
Bayi perempuan tersebut dinamai “Neima Harika Mekkah Huri Abdul Rahman” yang memiliki arti filosofis “Bidadari Syurga yang Kuat dan Suci”.
Karunia yang diberikan Allah itu lahir pada Bulan Suci Ramadhan, Selasa 28 April 2020 jam 12 : 10 wib, dengan berat badan 3300 gram, panjang 48 cm, terlahir secara caesar di RSIA Puri Betik Hati.
“Teepat di pukul 12. 00 wib, saya menghantarkan istri saya Fauli Arleka masuk ke ruangan kamar operasi caesar di RSIA Puri Betik Hati, Bandar lampung. Rasa ragu dan bimbang tidak ada dalam hati saat meninggalkan istri saya didalam ruang operasi,” ungkap Abdurahman.
Abdurahman juga mengatakan, untuk proses kelahiran buah hatinya yang keempat ini dia tak bisa mendampingi di ruang operasi, keluarga juga tak ada yang diperbolehkan menjenguk akibat wabah Covid-19.
“Sembari menunggu istri dalam proses persalinan, saya berfikir tulisan ini bisa menjadi catatan kenangan bagi menyambut peri kecilku. Siapa tahu ini bisa jadi catatan yang akan di kenang anak-anak kami, betapa sulitnya perjuangan orang tua, khususnya sang ibu yang mempertaruhkan nyawanya ketika melahirkan anak-anaknya dari rahimnya,” bebernya.
Sembari menunggu dan istri yang tengah berada di ruang operasi, dengan perasaan penuh harap dan mendoakan agar operasi berjalan lancar. Abdurahman hanya memasrahkan yang terbaik ke Allah SWT.
“Semoga istri dan buah hati kami yang lahir sehat semua. Dalam peroses persalinan ini, siapa yang bisa membantu seorang ibu serta yang menyelamatkan seorang ibu, selain dari dokter dan doa kedua orang tua. ternyata akhirnya Allah lah segala-galanya, sebaik-baiknya tempat kita meminta dan memohon pertolongan, Allah Maha Agung Dalam Doaku,” lanjutnya.
Tak lama kemudian, ia pun segera menelvon orang tuanya untuk meminta doa agar istrinya diberi kelancaran saat melahirkan dan anak mereka pun bisa lahir dengan sehat dan selamat.
“Saya memohon doa kepada kedua orang tua, agar istri dan anak kami yang akan lahir diberikan kesehatan dan keselamatan. Alhamdulillah berkat doa ke dua orang tua serta puji syukur atas rahmat Allah, suara bahagiapun terdengar, istri saya melahirkan anak ke empat kami dengan selamat,” ucapnya.
Penulis : (Team MGG/Red)

 1,113 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here