TANGGAMUS | Guna meminta kejelasan dari hasil monitoring dan audit kerugian negara yang dilakukan oleh Inspektorat Tanggamus, terkait dugaan korupsi Dana Desa Tahun 2017 dan 2018 Pekon Banjarmasin, Kecamatan Bulok, masyarakat setempat datangi Kantor Inspektorat, Selasa (16/6/21) kemarin.

Adanya isu bahwa Inspektorat Tanggamus sudah menyimpulkan hasil audit kerugian negara yang sempat di publis ke media, puluhan masyarakat  Pekon Banjarmasin datangi inspektiorat untuk memastikan kebenarannya. Hal ini dikatakan oleh Rohim, kepada media ini saat dikonfirmasi, Sabtu (19/6/21).

Rohim, mengatakan bahwa dugaan korupsi Dana Desa Tahun 2017 dan 2018 yang dilakukan oleh HZ, selaku kepala Pekon Banjarmasin, yang dilaporkan ke Polda Lampung, kemudian saat ini sudah dilimpahkan dan ditangani oleh Polres Tanggamus terdapat banyaknya penyimpangan.

Baca Juga :  DPC PWRI Lampung Barat akan Terbentuk: Ketua DPD Harap Anggota Bisa Jaga Marwah Jurnalis

“Kita puluhan warga Pekon Banjarmasin sengaja datangi Inspektorat untuk mempertanyakan hasil audit yang sudah dilakukan, karena kami mendapatkan informasi  dari salah satu berita di media bahwa kerugian cuman 100 juta saja, gak mungkinlah kerugian hanya segitu,” kata dia.

Sementara itu, Gustam Apriansyah, Sekretaris Inspektorat Tanggamus, kepada media ini membenarkan jika puluhan masyarakat memang mendatangi kantornya, untuk pertanyakan sejauh mana tindak lanjut pemeriksaan dan hasil audit kerugian negara terkait dugaan korupsi Dana Desa Pekon Banjarmasin.

Baca Juga :  Kepedulian dan Perhatian Bang Salam Terhadap Nenek Tua Renta

“Iya, untuk menanyakan sampai sejauh mana pemeriksaan yang dilakukan Inspektorat, juga menyampaikan harapan-harapan mereka,” ujar Gustam, kepada media ini.

Lanjut Gustam, berkaitan dengan informasi yang masyarakat dengar soal inspektorat sudah mendapatkan hasil audit kemudian di publis, tidak dibenarkan olehnya karena hasil dari audit yang dilakukan rekomendasinya  belum diserahkan ke Bupati Tanggamus.

“Belumlah kita publis, hoaks itulah, audit sudah selesai tapi berkaitan berapa hasil jumlahnya kan belum bisa di Publis, karena  rekomendasinya kan belum diserahkan ke bupati, insyaallah awal juli sudah kita publis,” terang Gustam.

Editor : (Redaksi)

 452 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here