Bandar Lampung | Musannif Effendi Yusnida SH MH selaku pengacara Amir Faizal Sanzaya akan mempidanakan akun Whatsapp (WA) bernama seno aji karena diduga telah melecehkan pakaian adat saibatin, senin (9/7).

Musannif Effendi SH MH mengatakan, kejadian berawal dari percakapan di group WA bernama Ini Lampung kliennya mengupload foto di group wa tersebut dengan berpakaian adat saibatin, pada pukul 14.26 WIB, senin (9/7/2018) semenit kemudian yakni pada 14.27 akun WA bernama seno aji mencibir foto yang mengarah kepada pelecehan pakaian adat saibatin “mirip jin penyabut nyawa,” tulis seno aji mengomentari foto amir faizal sanzaya yang memnggunakan pakaian adat saibatin.

Akun WA itu diketahui milik Seno aji selaku Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Bandarlampung, perkataan itu cukup melukai prang lampung yang memiliki adat saibatin, yang mana pakaian tersebut merupakan budaya turun temurun dan suatu kebanggaan dalam memakainya terutama bagi orang suku lampung saibatin.

Baca Juga :  DPRD Mesuji Gelar Paripurna; Salah Satunya Penyampaian LKPJ Bupati Tahun 2019

Dugaan pelecehan yang dilakukan Seno bermula di sebuah percakapan grup Whats App “Ini Lampung”. Dalam grub ini salah satu calon anggota DPD RI Amir Faizal Sanzaya, mengirim foto dirinya menggunakan penutup kepala kebanggaan masyarakat marga adat Sai Batin. Kemudian Seno Aji mengomentari foto tersebut, dan menyebut mirip jin pencabut nyawa.

“Besok selasa kita berencana akan melaporkan secara resmi akun WA milik Seno Aji yang diduga telah menghina pakaian adat suku lampung saibatin, percakapan di dalam group wa tersebut telah di screnshoot, dan kami sedang mengumpulkan saksi untuk kita laporkan ke polda lampung,” tegas musannif effendi selaku pengacara amir faizal sanzaya yang juga sebagai calon anggota DPD RI tersebut.

Baca Juga :  WABUP PRINGSEWU HADIRI PENGAJIAN AKBAR DI PRINGSEWU SELATAN

“Akun tersebut kami laporkan karena dianggap menghina Amir Faizal Sanzaya yang memakai pakaian adat lampung saibatin dengan sebutan mirip jin penyabut nyawa,” ucap fendi sapaan akrabnya.

Menurut Fendi sudah ada dua saksi yang telah dipersiapkan untuk melaporkan Akun Seno Aji ke Direktorat Tindak Pidana Siber yang diduga melanggar Pasal 310 KUHP, 207 KUHP, dan Pasal 28 ayat 2 UU ITE.

“Akan kita pidanakan,” tegas Fendi.(rls/red)

 2,814 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here