Gemalampung.com,Tulang Bawang–Terkait laporan adanya dugaan Penggelapan Aset Perusahaan Daerah Air Minun (PDAM) Way Tulang Bawang (Tuba) berupa 3 Unit Mesin Generator Pemompa Air kapasitas 10 liter per detik, Tim Investigasi LSM. Garda Tuba langsung melakukan pengusutan kelapangan.

Kronologis dilaporkan bahwa, pada pertengahan tahun 2014 telah terjadi pengambilan 3 Unit Mesin tersebut dari PDAM unit Rawajitu dan Rawa Pitu oleh Agus karyawan PDAM Way Tuba.

Setelah dimintai keterangan diruang kerjanya yang saat ini selaku Kepala Bagian Tekhnis di Perusahaan tersebut kepada Tim Agus mengakuinya, namun Agus mengatakan saat itu hanya diperintah sesuai dengan Surat Perintah Tugas (SPT) dari direktur M. Amin yang menjabat sebagai Plt. PDAM Way Tuba saat ini.

“Pertengahan tahun 2014 saya saat itu selaku staf biasa mendapat SPT dari M. Amin direktur PDAM Way Tuba untuk mengambil ketiga mesin tersebut dari PDAM Gedung Aji 2 Unit dan 1 unit dari PDAM Rawa Jitu untuk dibawa ke PDAM Menggala. ‘Untuk selanjutnya saya tidak terlibat lagi sesuai dengan kewenangan dalam SPT hanya mengambil dan membawa ke PDAM Menggala, ‘dan saya tidak mau terlibat karena saya tau itu bakal tidak beres,”yang lebih tau dab jelas adalah Supriyanto selaku Kabag Tekhnis PDAM Way Tuba saat itu,”Jelasnya kepada Tim (1/8).

Baca Juga :  Cegah Corona, Tiyuh Indraloka Jaya Lakukan Penyemprotan Desinfektan Hasil Racikan Sendiri

Setelah mendapatkan keterangan dari Agus, Tim berupaya untuk mencari Supriyanto dan M. Amin untuk klarifikasi mengingat kedua pejabat PDAM Way Tuba saat ini sudah tidak bekerja lagi di Perusahaan milik Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Tuba.

Pada tanggal 3 Agustus yang lalu Tim baru mendapatkan alamat dan nomor handpone (Hp) Supriyanto yang bisa dihubungi. Melalui via Hp Supriyanto mengakui keberadaan mesin tersebut, namun mengatakan tidak terlibat dan semuanya M. Amin yang bertanggung jawab. Kepada Tim Supriyanto mengatakan,”selaku kabag tekhnis saat itu hanya mengetahui bahwa ketiga mesin tersebut benar diambil oleh Agus yang saat itu sebagai kasubag tekhnis, ‘satu mesin dibawa ke Moris Jaya dan satu dipinjam di Purwa Jaya, yang satunya saya tidak tau entah dibawa kemana.’Yang di Purwa Jaya ambil saja’, katanya kepada Tim Investigasi LSM. Garda Tuba.

Baca Juga :  Polisi Peduli Kesehatan Beraksi di TPA Babussalam, Ini Bentuk Kegiatannya

Sedangkan Donald Napitupulu, S.Sos. selaku direktur PDAM Way Tuba saat ini, kepada Tim mengatakan belum mengetahui masalah Aset PDAM tersebut.

Sementara M. Amin sendiri sampai berita ini diturunkan tidak bisa ditemui dan dihubungi untuk klarifikasi dan konfirmasi lebih lanjut.(Tim Investigasi).

**tim

 661 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here