Senin, Mei 20, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

Dinsos Kabupaten Pringsewu BerikanPelatihan Keterampilan Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PRINGSEWU | Dinas Sosial Kabupaten Pringsewu memberikan Pelatihan Keterampilan Bagi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS), khususnya perempuan rawan sosial ekonomi (PRSE), demikian diungkapkan oleh PPTK Dinsos Prngsewu, Vina Bernalisa.

Pelatihan membuat aneka macam olahan makanan tersebut berlangsung selama tiga hari 19-22 November 2019 di Aula Penginapan Wisma Perdana, Pringsewu Selatan.

“Tujuan diberikan pelatihan ini supaya mereka (ibu-ibu-red) bisa mengembangkan kemampuannya dirumah, serta membantu ekonomi keluarganya,” ujar Vina, saat ditemui disela-sela acara pelantihan, Selasa (19/11/2019).

Sebanyak 21 peserta yang berasal dari sembilan kecamatan yang ada di Kabupaten Pringsewu sangat antusias dan memperhatikan chef memperagakan membuat olahan kue pastel dan pie nanas.

Baca Juga :  Wabup Fauzi Harap KWT di Pringsewu Majukan Sektor Pertanian

“Selain kami memberikan cara memasak/membuat makanan olahan yang mudah, kami juga membantu memberikan tips agar produk yang dibuatnya bisa gampang untuk diapasarkan. Sehingga nantinya, ibu-ibu ini bisa memperoleh uang untuk menambah perekonomian keluarganya,” ungkapnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan asal Pekon Ambarawa Barat, Suwarti, mengungkapkan, ia sangat mengapresiasi pelatihan yang diberikan Dinsos Pringsewu ini.

” Beberapa tahun lalu saya juga pernah ikut pelatihan yang diadakan oleh Dinsos yaitu buat kue nastar. Akhirnya karena punya bekal kemampuan buat kue kering itu, setiap tahun pas lebaran saya dapat pesanan Mbak,” kata Suwarti.

Baca Juga :  Serah Terima Nota Pelaksanaan Tugas Pjs Bupati Way Kanan

Karena memang kegemaran Suwarti adalah memasak dan membuat kue, ia juga mencoba membuat kue dari bahan dasar lain seperti jagung, singkong dll.

“Alhamdulillah pelatihan seperti ini sangat membantu sekali bagi ibu-ibu yang ekonomi nya dibawah standar. Tinggal gmn ibu-ibu yang lainnya dalam mengembangkan dan memanfaatkan ilmu yang sudah diberikan. Kalau saya sendiri dengan adanya acara seperti ini sangat membantu ekonomi keluarg saya,” tandasnya. (BM)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *