Pringsewu|  Sempat kabur 11 bulan, seorang DPO pencurian dengan kekerasan (Curas) ditangkap Satreskrim Polsek Sukoharjo, Rabu (7/7/21) sekitar pukul 17.00 WIB.

Pelaku adalah R alias Anto (38) warga Kecamatan Bangunrejo, Kabupaten Lampung Tengah ini bahkan sempat mengaku sebagai anggota kepolisian saat melakukan aksinya.

Kapolsek Sukoharjo Iptu Timur Irawan menuturkan, pelaku R melakukan aksi curasnya di areal persawahan Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo pada Sabtu, (8/8/2020) lalu sekitar pukul 21.00 WIB.

“Dalam melakukan aksinya, pelaku R bersama dibantu bersama kedua rekannya berinisial HN yang saat ini sudah tertangkap dan sedang menjalani proses penyidikan di Polres Lampung Tengah dan PP yang saat ini sudah tertangkap dan sedang menjalani vonis,” kata Timur, Jumat (9/7/2021).

Berdasarkan kronologi, korban yang merupakan warga kecamatan Gadingrejo bernama Agung Setiono (21) dan Lenggrana (19) sedang nongkrong di Pekon Sidoharjo.

“Tak lama kemudian, korban didatangi dua pelaku mengendarai sepeda motor Yamaha RX King. Para pelaku memperkenalkan diri sebagai anggota Polri dan menuduh para korban terlibat perkara narkoba lalu meminta HP milik korban dengan dalih untuk diperiksa isinya,” bebernya.

Baca Juga :  Pekon Banyuwangi Peroleh Peringkat Pertama Tingkat Provinsi Lampung, Kategori Prakarsa Dan Inovasi

Setelah HP diberikan, lanjut Timur, pelaku memaksa korban mengikuti para pelaku menuju ke arah Sukoharjo. Awalnya korban Agung Setiono yang mengemudikan sepeda motor dan membonceng seorang pelaku, namun sesampainya di Jalan Raya Pekon Podosari, pelaku meminta agar gantian mengemudikan sepeda motor.

“Sesampainya di areal persawahan Pekon Keputran, Kecamatan Sukoharjo kemudian pelaku menghentikan sepeda motor dan menodongkan senjata api ke korban sambil mengambil paksa sepeda motor korban,” lanjut dia.

Atas kejadian Curas tersebut, korban kehilangan satu unit sepeda motor Honda Beat BE 4930 UR dan dua unit HP Xiomi Red 5A dan Xiomi Red 4A dengan nilai kerugian sebesar Rp18 juta.

Parahnya, dalam melakukan aksi kriminalnya kedua pelaku mengaku sebagai anggota Polri dan juga membekali diri dengan senjata api jenis pistol rakitan berikut amunisi dan telah membagi peran masing-masing.

Baca Juga :  Crisna Putra jadi Pjs Bupati Pesisir Barat

“Pelaku utama yang melakukan curas adalah HN dan PP sedangkan R als Anto berperan menfasilitasi rumahnya sebagai tempat merencanakan aksi kriminal, kemudian menyiapkan sepeda motor RX King miliknya sebagai alat melakukan aksi kejahatan. Selain itu R juga yang berperan menjemput pelaku lain dan mengangkut sepeda motor hasil kejahatan dengan menggunakan kendaraan roda empat. Dari hasil curas, R mendapat bagian 1 unit HP Xiomi red 5A,” jelasnya.

Timur melanjutkan, ketiga pelaku curas tersebut kini telah berhasil ditangkap seluruhnya. PP ditangkap pada Setemper 2020 dan saat ini sedang menjalani vonis di lembaga pemasyarakat Kota Agung sedangkan HN sedang disidik dan dilakukan penahanan di Mapolres Lampung Tengah dalam perkara yang lain.

“Pelaku R dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara,” tandasnya.

Redaksi

 58 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here