BREAKING

Sabtu, April 13, 2024
ADVERTORIALBerita IndonesiaBerita Media GlobalBerita NasionalBERITA TERKINIKota MetroLAMPUNGMetro

Hebat Dua Orang Dokter Asal Kota Metro Lampung sukses lulus Pelatihan Suveior Di Yogyakarta

Kota Metro- Dua Dokter asal Kota Metro Lampung Sukses pelatihan Calon Surveior Lembaga Penyelenggara Akreditasi (LPA) Lembaga Akreditasi Faskes Indonesia (LAFI) mengadakan kegiatan pelatihan Calon Surveior angkatan ke empat,
Di laksanakan selama enam hari, mulai dari tanggal 14-16 untuk online sementara Offilne tanggal 24-26 Agustus 2023, di laksanakan di Kota Yogyakarta.  bertempat di Tara Hotel Yogyakarta.(26/08)2023)
Dua orang dokter tersebut .
dr.Balqis
 Kepala UPTD Puskesmas Rawat Inap 29 Banjar Sari Metro Utara dan,
dr.Milani Nur Fadila
RSUD Sumber Sari Bantul Kota Metro.
Sementara On the Job Training (OJT) atau pelatihan simulasi di  Puskesmas dan Klinik di laksanakan di Kota Yogyakarta dan Kab. Kulon Progo.
Tiga puluh orang peserta yang ikut pelatihan Calon Surveior Duan diantara nya berasal dari Kota Metro Lampung di nyatakan lulus semua setelah melewati berbagai proses pres test dan ujian Komprehensif oleh Kementerian Kesehatan.
dr. Ganis Irawan, Sp.PD Direktur Utama PT. Lafi Forma Idea berharap kepada peserta yang baru lulus jadi surveior akreditasi Puskesmas dan Klinik angkatan empat, segera mendapat tugas .Harap nya
“Saya harap kan  ketika bertugas  bisa berelasi dengan baik dengan faskes serta melaksanakan proses akreditasi dengan hati tanpa mengorbankan  kualitas proses akreditasi,” ungkap nya
Selain itu, sambung dr. Ganis Irawan, Sp. PD, LPA Lafi akan terus menerus mendorong surveior untuk belajar dan bisa melakukan bimbingan-bimbingan  ke faskes.”Tambah nya
“Kami di Lafi akan terus melakukan pembinaan surveior secara rutin  dengan mengadakan acara-acara  diskusi dan lain-lain, baik dilakukan oleh LPA Lafi maupun bekerjasama dengan lembaga pelatihan dan mengutamakan surveior Lafi.”Tambah nya
dr. Ganis Irawan, Sp. PD menjelaskan LPA Lafi  hadir untuk membantu teman-teman di faskes yang akan menjalankan akreditasi dan feskes bisa terakreditasi  dengan baik dan tidak akan mengorbankan kualitas akreditasi.
Lanjut dr. Ganis Irawan, Sp.PD, Lafi akan terus mendukung program Kementerian Kesehatan dalam menjalankan akreditasi di  faskes.
Sementara Pasidi Shidiq peserta pelatihan calon surveior yang berasalah dari Jawa Timur merasa senang dan bercampur sedih setelah di nyatakan lulus jadi surveior Puskesmas dan Klinik dari LPA LAFI
“Rasanya senang, karena lulus jadi surveior. Sedih karna berpisah dengan teman-teman yang ikut berjuang mengikuti proses dan tahapan menjadi Surveior,” ujar Pria kelahiran Bondowoso
Pasidi Shidiq mengungkapkan akan menyusun strategis untuk memperkenalkan dan mempromsikan LPA Lafi di Jawa Timur
“Saya akan segera menyusun strategi untuk memperkenalkan dan mempermosikan LPA Lafi di Dinas Kesehatan, Puskesmas dan Klinik yang ada di Jawa Timur dan daerah sekitarnya,” ungkap Pasidi Shidiq.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh lembaga pelatihan terakreditasi Lembaga Penyelenggara Akreditasi LAFI berkerjasama dengan Hanacaraka Training Center Indonesia (HCTI).

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *