BREAKING

Kamis, Mei 30, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

Hebat…Kakon Baru Diduga Terlalu Berani Gelapkan Aset Pekon

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PRINGSEWU | 3 dari 4 Ekor Sapi yang merupakan Aset milik Pekon Gumukmas, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, menguap tanpa jejak. Hilangnya keempat ekor sapi tersebut diduga digelapkan oleh Kepala Pekon Gemukmas, yang belum setahun ini menjabat. Hal ini diungkapkan oleh SN, salah satu warga Pekon Gumukmas.

“Setelah pergantian kepala pekon aset desa berupa 4 ekor Sapi diserahkan kepada kepala pekon yang baru, namun akhir akhir ini banyak warga pertanyakan keberadaan sapi tersebut,” ujar SN saat ditemui di kediamannya, Rabu (18/9)

Sewaktu kepala pekon lama menjabat, lanjut SN ada bantuan desa (Bandes) berupa 4 ekor sapi, informasi yang beredar di masyarakat 3 dari 4 ekor sapi tersebut dijual oleh kepala pekon yang baru.

Baca Juga :  Hari Keenam Polres Tubaba Gelar Ops Patuh Krakatau 2020

” Ketiga sapi yang dijual adalah sapi yang dipelihara oleh Marsidi, Amang dan Suratman,” tambahnya.

Sayangnya Kepala Pekon Gumukmas, Nur Iman Muslim saat akan dikonfirmasi sedang tidak berada ditempat. Hanya Kasi Pelayanan serta Ketua Bumdes Antonius Munjilin, yang ada di Kantor Pekon tersebut.

Kepada media ini Antonius memastikan bahwa penyertaan modal Bumdes yang saat ini dipimpin olehnya bukan hasil dari penjualan 3 ekor sapi, melainkan dari penjualan 10 ekor kambing milik Bumdes tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Pakai Kosmetik Abal-Abal, Wajah Seorang IRT di Lamtim Melepuh

“Memang benar ada aset pekon berupa 4 ekor sapi, akan tetapi modal Bumdes pekon Gumukmas berasal dari penjualan 10 ekor kambing usaha dari peternakan Bumdes sebelumnya, karena dinilai tidak menguntungkan 10 ekor kambing tersebut kami jual sebesar 10 juta dan kami beralih usaha jual beli pelet dan sembako. Mengenai 4 ekor sapi tersebut saya tidak tau, lebih baik tanyakan langsung dengan kepala pekon,” tutupnya.(Tim)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *