Gemalampung.com, Bandar Lampung – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung berkunjung ke Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Selasa (11/7/2017).

Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh KH. Muhsin Abdillah Rois Syuriah PWNU Lampung, KH. Soleh Bajuri, MHI Ketua PWNU Lampung, Drs. Aryanto Munawar Sekretaris PWNU Lampung, Dr. KH. Khairuddin Tahmid, MH Mustasyar PWNU Lampung yang juga Ketua Umum MUI Lampung, Rois Syuriah PCNU Lampung Tengah, Ketua PCNU Lampung Tengah dan jajaran pengurus disambut hangat oleh Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag Rektor UIN Raden Intan Lampung.

Selama pertemuan berlangsung banyak hal yang dibahas dalam pertemuan tersebut diantara masalah pendidikan dan perubahan signifikan pada kampus Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung yang mulanya kampus yang gersang menjadi kampus hijau dan asri.

Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag mengatakan dalam perjalanannya Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung terus melakukan pembenahan tidak hanya dari segi infrastruktur akan tetapi juga diiringi pembenahan sistem administrasi, peningkatakan SDM hingga merubah paradigma sivitas akademika UIN Raden Intan Lampung menjadikan kampus bersih dan berdaya saing di Indonesia.

Baca Juga :  Pemprov Lampung Imbau Pencegahan Corona di Kabupaten Pesawaran dan Pringsewu

Menurut Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag perubahan untuk membawa UIN Raden Intan Lampung kearah yang lebih baik mendapat dukungan dan respon baik dari masyarakat diseluruh Indonesia khususnya di Lampung bahkan dari manca negara seperti Thailand, Malaysia yang telah mempercayai putera-putri terbaiknya untuk kuliah di UIN Raden Intan Lampung.

“Telah terbukti jumlah mahasiswa mengalami kenaikan signifikan tiap tahunnya, saat saya diamanahkan Rektor IAIN yang saat ini transformasi menjadi UIN mahasiswa berjumlah sekitar 3-4 ribu itu sekitar 8 tahun yang lalu, namun saat ini telah mencapai 25 ribu mahasiswa dari berbagai daerah dan manca negara,” kata Rektor UIN Raden Intan Lampung.

Rektor juga mengabarkan, bahwa di kampus ini juga sedang membangun masjid  dan satu rupiahpun tidak memakai uang negara. Masjid sudah bangunannya megah dan sebentar lagi bisa dipakai untuk beribadah. Masjid yang diberi nama Masjid Safinatul Ulum dapat menampung jama’ah mulai dari 5000 sampai 6000. Dan rencananya Masjid Safinatul Ulum akan diresmikan oleh Presiden RI.

Mendengarkan perjungan perjalanan UIN Raden Intan Lampung dibawah kepemimpinan Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag, Rois Syuriah PWNU Lampung KH. Muhsin Abdillah sangat terharu dan bangga terhadap Rektor UIN Raden Intan Lampung.

Baca Juga :  Pembangunan Pom Bensin Kecamatan Pagelaran Tidak Utamakan Keselamatan Tenaga Kerja

“Saya sangat terharu dan bangga terhadap Prof. Dr. H. Moh. Mukri, M.Ag yang telah membawa UIN Raden Intan Lampung ini maju dan berkembang dalam berbagai aspek, ketika saya masuk kampus ini suasananya asri, ada embung dan masjidnya besar, awalnya saya hanya mendengar dari Rektor Universitas Islam Negeri  UIN Malang bahwa di UIN Raden Intan Lampung mengalami perubahan jauh dari sebelumnya, dan saya berpikir ‘apa iya’ ternyata benar-benar ada dan saya saksikan hari ini apa yang telah saya dengar cerita tersebut,” kata  KH. Muhsin Abdillah.

KH. Muhsin Abdillah menanyakan, “Apakah rahasianya Prof. Mukri.”

Prof. Mukri menjawab “Kuncinya kekompakan dan kebersamaan pak kyai”.

Silaturrahim yang sangat memberikan kesan mendalam tersebut diakhiri dengan do’a bersama yang dipimpin oleh KH. Muhsin Abdillah, dan dilanjutkan meninjau Masjid Safinatul Ulum sebelum PWNU Lampung pamit. (dbs/il)

 1,352 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here