Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

Kabar Haji Untuk Tulang Bawang – Jamaah Haji Asal Kabupaten Tulang Bawang melakukan kunjungan ke museum Al Qur’an yang berada tepat didepan masjid Nabawi yang dikoordinir TPHD H. Suryanto mereka bersama-sama melakukan kunjungan untuk mengenal langsung bagai mana sejarah Al Qur’an pada hari kamis 06/9/2018 pukul Jam 11.00 , dan sehari sebelum kemusium Jama’ah melakukan kunjungan ketempat Masjid kubah, kebon kurma, Jabal Uhud, masjid sab’ah , masjid kiblatain.

Antrian Jamaah Haji masuk musium

Mengingat Bahwa Pentingnya jamaa’ah Haji tentang mengenal islam  sejarah turunnya alqur’an dan susunan  Pertama di museum alqu’an Seperti yang di sampaikan Ketua TPHD H. Suryanto Melalui Via Watshap Pada media Group.

”Jamaah perlu sekali kita perkenalkan sejarah dari Al Qur’an yang selama ini mereka baca dan ini sangat penting sekali, sehingga apabila jamaah sudah tahu bagaimana Al Qur’an itu disusun maka jamaah akan mengerti bahwa Al Qur’an yg diturunkan kepada Nabi MUHAMMAD SAW itu memang Wahyu langsung dari sang pencipta alam semesta ini untuk penyelamat dan untuk umat akhir zaman”Pungkasnya.

Baca Juga :  Hujan Guyur Tulang Bawang, Air Meluap Rendamkan Sarana Pendidikan
Salah satu Al Qur'an yang berumur ratusan tahun yang ditulis oleh sahabat nabi
Salah satu Al Qur’an yang berumur ratusan tahun yang ditulis oleh sahabat nabi

Kunjungan ketempat-tempat berjserah di tanah mekah ini merupakan rangkaian tambahan atau rekreasi sebagai menambah pengetahuan atau wawasan para jama’ah haji sebelum kembali ke Indonesia yang di perkirakan sampai ke Indonesia pada tanggal 12/9/2019 sudah tiba.

‘’Setelah kunjungan ini tidak ada  agenda lain yang khusus tapi apabila jama’ah ingin melakukan kunjungan-kunjungan ketempat bersejarah lainnya akan diperbolehkan akan tetapi dengan seijin ketua kloter, karna kita masih ada waktu sampai tanggal 11/9/2018 besok sudah akan berangkat menuju tanah air dan diperkirakan Rabu sore sudah di islamic Tulang bawang’’Lanjut Yang di sampaikan Ketua TPHD H. Suryanto.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan Terhadap Keponakan Kandung Sendiri
Keakraban ketua kloter di TPHD saat mengawal jamaah kebun kurma

Masih di tempat yang sama melalui via watshap Bapak Hi. Zainal Abidin Juga Membenarkan jama’ah memang diberi kebebasan untuk berkunjung kemanapun diwilayahnya Madinah.

“Iya jama’ah memang diberi kebebasan untuk berkunjung kemanapun diwilayahnya Madina akan tetapi harus dengan sepengetahuan pihak kloter dan minimal didampingi oleh TPHD TUBA”Ujarnya. (rls/red)

 2,557 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here