Gemalampung.com | Fakta, Akurat Dan Terpercaya
PRINGSEWU | Kejari Pringsewu mulai mengendus aroma korupsi pada anggaran belanja tidak terduga Covid-19 yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat.
Diketahui, alokasi anggaran belanja tidak terduga pada penyemprotan disinfektan senilai 1,3 miliar, anggaran penanganan jenazah korban positif Covid-19 senilai 450 juta bagi 15 jenazah dan anggaran belanja makan minum selama penanganan Covid-19 sebesar 112,5 juta.
Kepala Kejari Pringsewu Amru Siregar menghimbau segera melaporkan dugaan penyimpangan anggaran belanja untuk Penanggulangan Covid-19 yang dikelola BPBD ke kejari setempat.
Selain itu, Amru juga meminta media ini agar segera mengirim data – data ke bagian Kasi Intel atau bagian Kasi Pidana Khusus .
” Terima kasih infonya, minta data-datanya, boleh diserahkan ke Kasi Intel atau Kasi Pidana Khusus,” balas Amru saat dihubungi via WhatsApp, Kamis ( 3/12/2020).
Penulis : (Tim/Red)

 516 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here