Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya
PRINGSEWU | BPBD gelar apel perdana di posko siaga bencana terpadu yang beralamat di samping kantor Kelurahan Pringsewu Barat, Kamis (27/2/2020). Apel siaga bencana ini dilakukan sebagai upaya penguatan koordinasi komunikasi dan kerjasama antar stakeholder.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Dandim 0424 Tanggamus Letkol Inf Arman Aris Sallo, Kabag Ops Polres Pringsewu AKP Langgeng, Kepala BPBD Pringsewu Edi Sumber Pamungkas,
Kadinsos Pringsewu Bambang Suharmanu, Kasat Pol PP Emil Riyadi, dan Camat Pringsewu Nang Abidin Hasan.
Fauzi dalam sambutannya menyampaikan dengan adanya posko terpadu siaga bencana, informasi dari BMKG terkait cuaca ekstrim yang berlangsung hingga Bulan Maret bisa ditanggulangi.
“Kita hanya bisa berdoa berharap tidak terjadi bencana, tetapi kita tidak pernah bisa menghalangi andaikata terjadi bencana. Tugas kita adalah bagaimana menangani pasca bencana tersebut. Itu yang harus kita cermati dan yang harus jadi perhatian bersama, bukan hanya kepada pemerintah, masyarakat tapi juga seluruh elemen dapat bertanggung jawab dengan tugasnya masing-masing kita agar cepat tanggap,” ungkap Fauzi.
Selain itu dengan adanya posko siaga bencana terpadu ini apabila ada informasi bencana yang terjadi di Pringsewu, semakin cepat informasi yang kita terima serta semakin cepat langkah-langkah yang bisa kita lakukan untuk menanggulangi bencana tersebut agar posko terpadu bencana ini yang ada di Pringsewu bisa berjalan dengan baik dan sistematis.
“Siapa yang terkena bencana wajib kita bantu baik bekerjasama dengan TNI dan Polri serta seluruh jajaran yang telah ditunjuk, kita harus dapat antisipasi bencana yang ada di Pringsewu. Tim harus bisa memandang dan bukan hanya mendapat laporan dari masyarakat tetapi juga harus mempunyai insting yang tinggi apakah itu bisa membuat bencana atau tidak di Pringsewu ini. Karena satu bencana yang tidak bisa kita prediksi adalah puting beliung,” lanjutnya.
Sementara itu, Dandim 0424 Tanggamus Arman Aris Sallo memberikan masukan terkait keberadaan posko bencana terpadu. Menurutnya, di posko ini harus ada peta daerah rawan bencana alam. Serta struktur organisasi yang ada di posko sehingga tahu apa yang menjadi tupoksinya masing-masing.
“Selain itu kita juga harus mencegah terjadinya bencana semaksimal mungkin dan harus biasakan untuk saling gotong royong dengan melibatkan masyarakat. Kemudian bilapun terjadi bencana kita sudah mengetahui tindakan-tindakan apa yang harus dilakukan,” ungkap Dandim.
Untuk diketahui, agar bisa mendapatkan respon cepat penanganan masalah bencana, masyarakat yang ada di Kabupaten Pringsewu bisa menghubungi nomor call centre BPBD dan Pemadam Kebakaran di nomor 0729 21108, dan nomor call center Polres Pringsewu di nomor 081369450813.
Penulis : (Team MGG)

 602 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here