PRINGSEWU | Kejari Pringsewu keluarkan Surat Perintah Lidik (Sprinlid) untuk memeriksa Fikri, mantan Pj Kakon Sukanegeri, Kecamatan Pardasuka.

Sebelumnya, JPK melaporkan Fikri ke Kejari dengan dugaan adanya korupsi pengelolaan dana desa di Pekon setempat.

” Sprinlid sudah kami buat, namun pada tanggal 25 Juni lalu, Pemkab Pringsewu bersurat ke kita bahwa mereka tengah melakukan pemeriksaan Akhir Masa Jabatan (AMJ) terhadap ASN yang menjabat sebagai kepala pekon, termasuk Fikri sebagai Pj. Kakon Sukanegeri,” kata Kasi Intel Kejari Pringsewu Median Suwardi, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga :  Wabup Fauzi Harap KWT di Pringsewu Majukan Sektor Pertanian

Surat tersebut, lanjut Median, diteken langsung oleh Bupati Pringsewu sesuai dengan MOU SKB tiga lembaga tinggi negara tersebut yaitu Kemendes, Kejaksaan dan Kepolisian untuk saling berkordinasi maka sudah seharusnya menunggu hasil audit internal mereka, yaitu pihak Inspektorat.

” Tentunya saat ini kami menunggu LHP nya, apapun hasilnya kami akan hargai audit yang mereka lakukan, ada atau tidak ada indikasi dugaan ya akan kami teruskan prosesnya,” papar Median.

Terpisah, Inspektur pada Kantor Inspektorat Pringsewu Andi  Purwanto, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya membenarkan bahwa paska Pilkakon serentak dan pelantikan kepala pekon definitif di 48 pekon, pihaknya melakukan AMJ terhadap seluruh pekon tersebut, agar meminimalisir permasalahan saat terjadi transisi PJ ke kepala pekon definitif.

Baca Juga :  Tetap Beroperasi Tanpa Izin, King Karaoke Kembali di Segel

” Memang terkait Sukanegeri kami tahu sudah ada delik di kejaksaan, persoalannya adalah mengenai Pamsimas. Dari situlah kami bersurat, karena kami sudah jalan duluan (melakukan pemeriksaan). Jika nanti dari hasil pemeriksaan kalau memang ada kerugian negara dan potensi korupsi kami serahkan ke pihak kejaksaan,” ucap Andi.

Editor : (Redaksi)

 166 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here