BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

KPU Sosialisasi Bentuk Pemilu Run Dengan Senam dan Jalan Sehat

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PRINGSEWU | Jelang Pemilu yang tinggal hitungan hari lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pringsewu gelar sosialisasi dalam bentuk Pemilu Run 2019, Minggu (7/4) pagi di Lapangan Sepak Bola, Sukoharjo.

Ratusan masyarakat datang berbondong-bondong untuk mengikuti senam bersama dan jalan sehat yang melewati rute sepanjang 5 km ini dan memperebutkan hadiah satu (1) unit sepeda motor, sepeda santai, kulkas, kipas angin dan masih banyak lagi doorprize yang sediakan oleh panitia.

Hadir pada kegiatan tersebut Ketua KPU Pringsewu Andreas Andoyo, Kabag Ops Polres Tanggamus Kompol Bunyamin ,Kapolsek Sukoharjo Iptu Deddy Wahyudi, Komisioner KPU Pringsewu, M Alikhan, Hi.Warsito , Sofyan Akbar Budiman dan Hendri Muzani serta seluruh  PPK ,PPS dan Relawan Demokrasi Kabupaten  Pringsewu 2019.

Baca Juga :  Kepalo Tiyuh Sumber Rejo Bentuk Tim Untuk Pencegahan Covid 19

Ketua KPU Kabupaten Pringsewu, Andreas Andoyo mengatakan bahwa acara sosialisasi ” Pemilu Run” ini digelar secara serentak di seluruh Indonesia jelang pemilu serentak yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 17 April 2019 mendatang.

“Saya mengingatkan bahwa nanti masyarakat yang sudah mempunyai hak pilih, pada pemilu nanti akan mendapatkan lima (5) surat suara untuk Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten. Dari rumah, Bapak dan Ibu harus sudah punya pilihan,” ujarnya.

Baca Juga :  Sambut HUT Ke-22 Tahun Kabupaten Way Kanan, DPRD Gelar Sidang Paripurna

Lebih lanjut, Andoyo mengatakan KPU sebagai penyelenggara mengajak serta selau mengingatkan masyarakat agar hadir di TPS dan jangan golput.

“Cerdaslah dalam memilih supaya tidak salah memilih. Dan ingat! jangan golput dan jangan jadi golongan pemilih uang tunai,” imbaunya.

Andoyo juga mengingatkan kepada masyarakat agar menolak ketika ada calon yang memberikan uang.

” Karena suara rakyat yang bisa membangun Indonesia. Maka KPU berharap dan mengingatkan untuk calon yang memberikan uang untuk dipilih agar ditolak. Karena suara rakyat menentukan pembangunan Indonesia selama lima (5) tahun kedepan,” pungkasnya. (Red)

Loading

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *