GemalampungNews.com, Pringsewu – Lapangan Kuncup Pringsewu adalah merupakan salah satu aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Pringsewu. Lokasinya yang strategis berada di kelurahan Pringsewu Barat, lapangan ini kerap kali dipilih menjadi tempat untuk berbagai kegiatan bukan hanya untuk kegiatan olahraga tetapi juga dijadikan tempat untuk event-event besar.  tempat untuk   penggalangan masa karena mampu menampung hingga ribuan orang.

Namun sayang berbicara  kebersihan hari ini kurang mendapat perhatian utamanya paska adanya kegiatan besar. Dimana biasanya paska adanya event besar kondisi sampah yang dihasilkan oleh event yang digelar dibiarkan begitu saja, hingga persoalan ini membuat gerah masyarakat yang ada di sekitar lapangan tersebut.

Seperti yang dikeluhkan oleh salah satu warga Pringsewu Barat, Bambang Tohyadi ditemui wartawan media ini saat menjelang kegiatan promosi besar salah satu produk mie instan. Jum’at, (16/12). Pria paruh baya yang juga merupakan ketua RY 01 lingkungan III mengatakan bahwa masyarakat di lingkungannya mengeluhkan sampah yang bertebaran setiap paska kegiatan atau event yang diadakan di lapangan tersebut.

Baca Juga :  DEKRANASDA PRINGSEWU STUDI BANDING KE JAWA TIMUR

“Masyarakat disini mengeluhkan dampak yang terjadi usai kegiatan terutama soal sampah yang bertaburan dan berterbangan jika ada angin sehingga masuk ke halaman rumah warga. Dan kami ketua  RT yang ada disini tidak pernah dilibatkan dalam setiap kegiatan, termasuk soal kebersihannya, kalau bisa tulis saja mas dikoran biar semua pada tahu.” Pintanya.

Tidak berlebihan memang apa yang menjadi keluhan serta kekhawatiran warga sekitar, paska kegiatan promosi yang digelar pada hari sabtu (16/12) terpantau hingga senin (18/12) sampah masih berserakan disekitar lapangan kuncup.

Yudha, Salah satu pengurus Event Organaiser (EO) saat dihubungi melalui sambungan selulernya mengatakan bahwa kegiatan yang kemarin digelar sudah melaui prosedur yang ada baik terkait ijin  maupun soal kebersihan.

“Soal kebersihan kami sudah berkordinasi dengan pihak kelurahan Pringsewu Barat, kontribusi berbentuk uang sudah kami serahkan kepada pak lurah, jika masih ada sampah yang berserakan itu tanggung jawab pihak kelurahan.” akunya.

Baca Juga :  Kasi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian Pringsewu Bantah Langkanya Pupuk Bersubsidi

Saat dikonfirmasi diruang kerjanya Lurah Pringsewu Barat Marwan beralasan bahwa orang yang dipekerjakan untuk membersihkan lapangan saat ini masih dalamnkeadaan sakit, namun nadanya mendadak tinggi saat ditanya soal besaran kontribusi dari EO terkait kebersihan.

“Lah kamu siapa, kamu belum tau saya ya, kamu wartawan baru dari media mana?” Katanya

Nadanya pun semakin meninggi saat ditanya berapa besaran nilai uang kebersihan karena hal ini biasanya menjadi alasan utama pekerja enggan melakukan kewajibannya.

” itu kan yang kerja kebersihan orang saya, sokli saya jadi kalo berapa yang diberikan EO, ya of the record lah (rahasia) masak saya harus ngomong ke publik,” tukasnya lantang. (VJ)

 748 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here