Jumat, Februari 23, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

Musyawarah Antar Pekon (MAP 1) Program Inovasi Desa (PID) Kecamatan Adiluwih

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

Pringsewu | Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu bersama Tenaga Pendamping Program Pembangunan Dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) selenggarakan Musyawarah Antar Pekon (MAP) 1 (satu) terkait Program Inovasi Desa sekaligus menetapkan Tenaga Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Adiluwih Tahun 2018, Selasa (24/7).

Musyawarah yang dihadiri Camat Adiluwih Sutaryo, Kasi PMD Khozanah, Tenaga Ahli (TA) Beny Indragustian, semua Pendamping Desa Pemberdayaan (PDP) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) cluster Adiluwih, Tenaga Pelaksana Inovasi Desa (TPID), dan Kepala Pekon serta Perangkat dan lembaga Pekon lainnya.

Baca Juga :  Team Tekab 308 Polsek Pringsewu Kota Aman Dua Pelaku Narkoba

Camat Sutaryo menyampaikan dalam sambutannya, agar kiranya peserta dalam musyawarah tersebut dapat memahami dari program inovasi desa, sedangkan PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kapasitas desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkwalitas.

“Diharapkan tim yang sudah terbentuk mampu bekerjasama untuk menggali ide dan gagasan sesuai dengan potensi yang bisa dikembangkan di pekon-pekon yang ada dikecamatan adiluwih”ucapnya Sutaryo.

Beny Indragustian Tenaga Ahli Teknologi Tepat Guna (TA-TTG) memaparkan, Program Inovasi Desa (PID) merupakan program dari pemerintah pusat yaitu dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendesa-PDTT), dengan adanya program tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Baca Juga :  Bentuk Keprihatinan Kepada Awak Kapal Selam KRI Nanggala 402, Personil Polres Metro Lakukan Shalat Ghaib

“Melalui program inovasi desa ini diharapkan mampu memicu munculnya inovasi dan pertukaran pengetahuan secara partisipatif dan merupakan salah satu bentuk dukungan kepada Pekon untuk agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat”tegasnya Beny.(VJ)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *