Rabu, Juni 19, 2024
BERITA TERKINIDaerahLAMPUNGTulang Bawang

Netizen Serang Instagram KPUD Tulang Bawang, Tuduhan Nepotisme pada Seleksi PPK

Gemalampung.com | Fakta, Akurat Dan Terpercaya

Tulang Bawang – Gelombang kritik dari netizen menyerang akun Instagram resmi KPUD Kabupaten Tulang Bawang, @kpu_tulangbawang, menyusul pengumuman hasil seleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Berbagai komentar negatif menyoroti dugaan nepotisme dalam pemilihan tersebut, memicu perdebatan panas di media sosial.

Salah satu komentar yang paling mencolok datang dari akun @ragahlampung95 yang menulis, “Sekelas PPK aja pake Ordal? Gimana mau maju,” menyiratkan ketidakpuasan terhadap proses seleksi yang dianggap tidak transparan dan adil.

Komentar senada juga datang dari berbagai netizen lainnya yang mengkritik kinerja empat komisioner KPUD Tulang Bawang. Mereka menilai bahwa kepercayaan masyarakat terhadap komisioner telah hilang, terutama di kalangan warga Menggala dan masyarakat Kabupaten Tulang Bawang pada umumnya.

“Harus dievaluasi. Jangan diberi kepercayaan lagi karena sudah merusak lembaga KPUD Kabupaten Tulang Bawang,” kata seorang warga Menggala yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Natal 2020 di Tengah Pandemi Covid-19

Tuduhan nepotisme ini didasarkan pada dugaan bahwa empat komisioner KPUD Tulang Bawang melanggar UU No. 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggara Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme. Warga mendesak agar KPU RI dan KPU Provinsi Lampung segera mengambil tindakan serius untuk menyelidiki kasus ini.

“Harapan kami, KPU RI dan KPU Provinsi Lampung benar-benar serius membenahi masalah ini, terutama menjelang Pilkada yang sangat riskan jika kegiatan pemilihan dipegang oleh keluarga komisioner,” tambah seorang warga lainnya.

Warga juga menyuarakan keprihatinan bahwa jika masalah ini tidak segera ditangani, ada kemungkinan besar komisioner yang sudah dua periode menjabat akan berupaya memasukkan anggota keluarga mereka sebagai pengganti di periode berikutnya. “Kami tidak ingin mereka melanjutkan ke periode kedua, apalagi jika mereka hanya akan memasukkan keluarganya sebagai pengganti,” ujarnya.

Baca Juga :  Rektor Unila Kunker ke Tubaba, Umar Harap Bidang Pendidikan Tambah Maju

Dalam beberapa hari terakhir, akun Instagram @kpu_tulangbawang dibanjiri komentar yang menuntut transparansi dan profesionalisme dalam proses seleksi PPK. Netizen menginginkan agar lembaga KPUD kembali ke jalur yang benar, bebas dari praktik kolusi dan nepotisme.

Dugaan praktik nepotisme ini mengemuka di tengah persiapan menuju Pilkada, menambah tekanan bagi KPUD Tulang Bawang untuk segera membersihkan citra dan mengembalikan kepercayaan publik. KPUD Kabupaten Tulang Bawang belum memberikan tanggapan resmi terkait tuduhan ini.

Masyarakat berharap tindakan cepat dan tegas dari KPU RI dan KPU Provinsi Lampung untuk memastikan bahwa pemilihan umum dapat berlangsung secara adil dan transparan, tanpa intervensi kepentingan pribadi atau keluarga.

Editor : Redaksi

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *