GEMALAMPUNG.COM, BANDAR LAMPUNG – Telah terjadi Perbuatan perjinahan yg dilakukan seorang anggota Perwira Menengah polri berpangkat AKBP (FIF) dengan anggota bawahanya seorang perwira berpangkat IPDA (AN)

berawal dari kecurigaan suami atas kelakuan istri yg sering keluar malam dan menelphone dengan seseorang dengan panggilan mesra (Papi-Mami) dan sering meninggalkan keluarga dan anak – anak dengan alasan ada tugas dari Pimpinan , Pada hari Minggu tanggal 29 januari 2017 , karena ada selisih paham dengan sang suami si Istri pergi dengan alasan akan menginap dirumah orang tuanya diseputaran Teluk Betung Utara.

Namun setelah di cek hingga keesokan harinya ternyata si istri tidak berada di rumah mertuanya (orang tua ISTRI) hingga Senin siang. Sehingga sang suami mencari tahu keberadaan dengan segala cara akhirnya keberadaan Istrinya diketahui berada di salah satu kamar Hotel POP kamar no 612, dengan modus mobil si Istri di Simpan/ disembunyikan di Rumah Sakit Bumi Waras Bandar Lampung yang berdekatan dengan Hotel POP.

Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan juga untuk dijadikan sebagai saksi dari Instansi Kepolisian dengan sadar suaminya menghubungi Provos Polda Lampung untuk melakukan penggerebekan, sekitar jam 11.30 wib (hari Senin siang), dan ditemukan keduanya didalam kamar no 612, dengan kondisi sang Perwira Menengah dalam keadaan telanjang dada ditutupin selimut sedangkan yg Wanita (Ipda AN) menggunakan kaos namun tidak menggunakan bra, Hasil Interogasi sang suami diketahui bahwa mereka sudah bermalam sejak hari minggu malam Senin habis Isya dan baru dilakukan penggerbekan setelah di ketahui keberadaan keduanya di Hotel POP dimana tempat mereka menginap.

Baca Juga :  Wabup Pringsewu Berikan Bantuan Untuk Gereja Kerasulan Baru

Disampaikan juga hasil interogasi sang suami bahwa si istri telah cukup lama melakukan hubungan peribadi dengan sang PAMEN. Saat ini suami telah membuat pengaduan baik secara pidana dan secara kode etik , pada tanggal hari Senin sore tanggal 30 januari 2017. Track record seorang AKBP (bisa di lihat di Profil ybs hasil pemeriksaan terlampir) sebelum nya pernah melakukan perbuatan ASUSILA serupa hingga disidangkan disiplin, sidang kode etik pada saat berpangkat akp menjabat Panit di Direktorat Kriminal Polda NTB tahun 2011. (namun tetap lolos Tes SESPIMA) dan di tugaskan di POLDA LAMPUNG.

Bahwa saat ini proses sedang di jalankan ada kehawatiran dari keluarga besar proses yg dijalankan polda lampung tidak bisa berjalan maksimal hal ini dilatar belakangi AKBP FIF yang merupakan yang alumni Akpol th 2000 berada di subdit Renata.Krimum polda yg kendali pekerjaannya ada pada AKBP.FIF dan IPDA AN (yang tugas dan fungsinya salah satunya menangani kasus-kasus PERZINAHAN). Perbuatan Perjinahan keduanya (Perwira menengah dan Perwira Pertama) tersebut membuat si suami yg merupakan anggota polri juga beserta anak anak nya menjadi korban psikologsi atas perbuatan ZINAH yg dilakukan keduanya.

Baca Juga :  Perkuat Hubungan Silahturahmi Babinsa Koramil 427-04/Bahuga Laksanakan Komsos dengan Warga Binaan

Mohon Media dapat berlaku Adil atas masalah ini untuk dapat memuat pemberitaan ini sebagai Fungsi controlnya Media dan masyarakat umum dapat mengetahui dan melakukan Fungsi kontrolnya juga terhadap Anggota-anggota Polri yang memiliki moral bejat seperti ini. Yang mana kami ketahui bahwa Polda dengan kekuatannya berusaha untuk membungkam dan meredam Pemberitaan seluruh media di Lampung yang menyangkut pemberitaan hal tersebut diatas.

Perlu diketahui untuk masah ini atas kesepakatan keluarga besar jika hal ini tidak selesai dan tidak dikenakan sangsi etik oleh Polda lampung. Keluarga sepakat akan kami sampaikan KASUS dan Kronologis ini pada Pimpinan tertinggi Negara Republik Indonesia (Presiden RI), KAPOLRI (mabes Polri), OMBUDSMAN dan KOMPOLNAS. Kami Informasikan bahwa ini merupakan DELIK ADUAN yang mana saat ini sedang di proses oleh Polda Lampung.***TIM

 69,180 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here