Pringsewu| Oknum guru PNS di SMP 3 Wargomulyo, Kecamatan Pardasuka, diduga melakukan kekerasan seksual sesama jenis (lesbian).

Berdasarkan keterangan korban YD (31), pelaku berinisial LL (41) sudah melakukan kekerasan seksual kepada dirinya sejak tahun 2009 lalu.

“Kalau saya tidak mau melayani dia (hubungan badan, red), saya dipukulin. Bahkan kalau saya pacaran sama laki-laki, dia marah dan memaki-maki saya,” ungkap YD kepada media ini, Sabtu (10/7/2021).

YD mengaku, kedekatan dirinya dengan pelaku, sejak dirinya masih bersekolah di salah satu SMK swasta di Kecamatan Ambarawa, dan pelaku saat itu masih berstatus mengajar di sekolah tersebut.

“Ya dulu itu hubungan kami seperti layaknya hubungan guru dan murid. Pasca lulus SMA, aku disuruh tinggal di rumah pelaku itu, dan pelaku mengganggap kami berhubungan selayaknya pacaran,” bebernya.

Baca Juga :  Gunawi dan Widiati Dapatkan Fasilitas Dari Pemerintah

Tak hanya itu, pelaku LL atau yang kerap disapa Mama ini, seringkali cemburu jika korban YD mempunyai kedekatan khusus dengan laki-laki.

“Dulu kejadian tahun 2009 itu, pas saya kenal sama cowok dan ketahuan, tiba-tiba saya dipukuli pelaku. Saya dipukul, ditendang dan diludahi. Saya sampai babak belur, dia bilang gak suka kalau saya dekat sama cowok,” bebernya.

YD juga membeberkan, pelaku LL menggunakan modus mengangkat anak perempuan untuk tinggal bersama pelaku, sehingga pelaku lebih leluasa melakukan aksinya.

“Ya dulu saya lulus SMA, disuruh tinggal di rumah Mama (pelaku LL, red). Nanti malamnya pas tidur sama Mama, baru dia mulai melakukan kekerasan seksual kepada saya. Bahkan kemaluan saya pernah mau dimasukin timun,” ungkapnya.

Selain YD, berdasarkan penelusuran media ini, ada korban lain yang juga mengalami kejadian yang sama dengan YD.
Korban berinisial LZ yang saat ini masih berstatus di sebuah sekolah kesehatan di Pringsewu juga mendapatkan perlakuan kekerasan seksual dari oknum pelaku SN.

Baca Juga :  Selamat dan Sukses Dilantiknya Hj.Mastuah, Amd.Keb., Sebagai Anggota DPRD Pringsewu Masa Jabatan 2019-2024

Berdasarkan info yang media ini himpun, ada bekas kekerasan fisik yang dilakukan oleh SN kepada LZ. Seperti luka cakar di bibir, bibir pecah, hingga hidung luka. Diduga pelaku LL melalukan kekerasan kepada LZ karena cemburu pada 14 Desember 2019 lalu.

Terpisah, LN adik dari korban LZ membenarkan bahwa kakaknya LZ pernah mengeluhkan punggungnya sakit setelah dipukul menggunakan gagang sapu oleh pelalu LL.

“Iya waktu itu aku dilihatin punggungnya biru katanya habis kena pukul sapu sama ibu LL,” ucap LN, Sabtu (10/7/2021).

(Tim)

 360 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here