BREAKING

Kamis, Mei 30, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGLampung Utara

Peraih Mendali Emas Turnamen Pencak Silat Asal Lampung Utara Kecewa

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

LAMPUNG UTARA | Gigih Satria Ramadhan Ayuda, pemuda yang masih duduk di bangku kelas 12 Mia Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara peraih 1 mendali perak Tingkat Kabupaten, dua mendali emas di turnamen kejuaraan pencak silat Tingkat Provinsi, terakhir di gelar pada 25 sampai 27 oktober 2019 lalu.

Dengan biaya sendiri prestasi yang di torehkan pemuda berasal dari Desa Banjar Agung, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara ini, tentunya mengharumkan nama baik sekolah dan Kabupaten, dimana tempat ia berasal.

Baca Juga :  Nekat, Meski Sudah Dilakukan Penertiban Room Karaoke di Tiyuh Toto Mulyo Tanpa Izin Usaha Masih Beroperasi

Sementara dengan berbekal uang seadanya dari orang tua, remaja yang akrab di sapa dengan panggilan Gigih ini harus berjuang sendiri dan hanya mendapatkan suport berupa kata-kata lisan saja dari pihak sekolah tidak lebih, dan begitu juga dari pemerintah daerah.

“Bantuan dari sekolah hanya sebatas kata-kata (suport) saja, kalo seperti mau memberi bantuan biaya tidak ada, pemerintah daerah juga tidak ada, selama ini semua kegitan, saya pakai uang pribadi semua,” jelas Gigih ketika di konfirmasi di rumahnya senin (28/10/2019).

Sementara Ayi Sobri, orang tua dari Gigih Satria Ramadhan Ayuda, peraih mendali di ajang turnamen pencak silat tingkat Kabupaten dan Provinsi ini kecewa, dan sangat berharap adanya perhatian khusus terhadap anaknya mengenai biaya dan peralatan olahraga.

Baca Juga :  Pemkab Pesisir Barat Sosialisasikan Permendagri No 67 Tahun 2017 Tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Perangkat Desa

”Saya berharap pihak sekolah dan pemerintah bisa membantu bagi murid dan masyarakatnya yang berperestasi di bidang olahraga,” harapnya.

Karna selama ini anaknya sudah tiga kali mendapatkan juara peraih emas di ajang turnamen pencak silat tingkat kabupaten dan provinsi, yang tidak ada perhatian khusus dari pihak sekolah dan pemerintah kabupaten maupun provinsi.(Reky)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *