Pringsewu | Badan Satuan Polisi Pamong Praja bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu menggelar Razia ke sejumlah kawasan di Pringsewu dengan target siswa pelajar sekolah yang bolos di jam belajar,rabu (4/10/17).

Razia tersebut sekitar pukul 10.00 wib dimulai penyisiran dari tempat warnet-warnet dan tempat bermain Play Station (PS) yang ada di Pringsewu,hasilnya razia tersebut mendapati 23 pelajar,9 dari siswa SMP dan 14 siswa pelajar SMA yang terjaring, hampir semua pelajar yang terjaring razia masih lengkap menggunakan seragam sekolah.

Semua pelajar yang terjaring razia tersebut langsung digelandang ke kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk dilakukan pendataan dari mana saja asal sekolah,juga melakukan pemeriksaan terhadap isi dari tas bawaan takutnya ada hal yang tidak diinginkan seperti senjata tajam atau obat-obatan terlarang,selanjutnya dari pihak satpol PP Bambang Suharmanu,S.Sos mewakili Kasat Pol PP Edi Sumber Pamungkas,S.Sos MM menyerahkan  ke pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Pringsewu yang dalam hal ini memang dibawah naungannya.

Baca Juga :  Usai Membeli Narkotika, Warga Tirta Kencana Ditangkap Polisi

Dinas Pendidikan Dalam hal ini yang disampaikan oleh Waluyo mewakili Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Drs.Tri Prawoto,MM pihaknya akan melakukan interaksi dengan pelajar yang terjaring razia,untuk siswa pelajar SMP memang dibawah naungan dinas P&K kabupaten Pringsewu,sedangkan untuk siswa pelajar SMA di bawah naungan dinas P&K Propinsi.

“Kalau pelajar SMP kami akan lakukan pembinaan lanaung sama pihak sekolah yang bersangkutan”tegasnya Waluyo.

Baca Juga :  Gagasan Bupati Winarti Melalui MPP Raih Apresiasi Dari Kompas Gramedia Lampung Award 2019

Sebelum diperbolehkan pulang semuanya siswa pelajar disuruh untuk membacakan Pancasila,diminta semua pelajar untuk memahami maknanya dari bunyi Pancasila tersebut.

Edi Sumber Pamungkas,S.Sos,MM dalam hal kegiatan tersebut dalam rangka operasi ketertiban Umum terkait dengan adanya laporan dari masyarakat yang risih melihat para siswa pelajar berkeliaran pada jam belajar atau bolos sekolah.

“Razia tersebut dalam rangka operasi ketertiban umum,dimana adanya laporan dari masyarakat yang resah dengan para pelajar pada waktu jam belajar bolos sekolah,yang belum waktunya pulang sudah pulang duluan”pungkasnya Edi.(Vjay).

 1,011 total views,  4 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here