Pringsewu| Lembaga Rumah Perempuan dan Anak (RPA) Pringsewu, melaporkan kasus kekerasan seksual yang terjadi di wilayah Kecamatan Gadingrejo ke Polres Pringsewu.

Ketua RPA Pringsewu Suprondi mengatakan, pihaknya melaporkan kasus kekerasan seksual ke aparat penegak hukum karena ingin memutus mata rantai predator seksual di wilayah tersebut.

“Seperti diketahui , kasus yang menimpa puluhan anak-anak di sini jadi korban kekerasan seksual. Bahkan diduga dari korban saat ini juga jadi pelaku. Namun sayangnya, para korban dan pelaku ini enggan melaporkan hal ini ke polisi,” ungkap Suprondi, Sabtu (22/5/2021).

Baca Juga :  Polsek Sekampung Udik Amankan Terduga Pelaku Curat

Lebih lanjut ia mengatakan, kasus ini terjadi berlarut-larut dan hanya selesai di jalan musyawarah antara pihak keluarga korban dan juga pelaku. Untuk itu, karena ini merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) , RPA mengambil langkah untuk melaporkan ke Polres Pringsewu.

” Kasus ini kan delik umum ,siapapun boleh melaporkan masalah ini ke polisi. Sesuai dengan UU Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU Nomor 23 tahun 2022 tentang perlindungan anak pasal 72 ayat 2 huruf C, hal ini yang mendasari kami melakukan pelaporan,” jelas dia.

Ia berharap, kasus ini dapat diproses sebagaimana mestinya sesuai dengan peraturan perundangan-undangan. Pelaku bisa segera diproses hukum, dan para korban mendapatkan penanganan yang baik.

Baca Juga :  Opening De Crab's, Makanan Olahan Seafood Semarakkan Dunia Kuliner di Bumi Jejama Secancanan

“Kami berharap kepolisian serius dalam menangani kasus ini. Karena setiap anak berhak memperoleh perlindungan dari kejahatan seksual sesuai dengan Pasal 35 huruf F UU Nomor 35 tahun 2014. Dan kami tidak ingin akan ada anak-anak lain yang menjadi korban,” pungkasnya.

Diketahui laporan  dari RPA diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan dengan tanda bukti l aporan Nomor:TBL/299/V/2021/POLDA LPG/RES PSW, tanggal 22 Mei 2021.

Redaksi

 28 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here