Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya
PRINGSEWU | Pegawai Negeri Sipil (PNS) diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai kualifikasi kompetensi dan bidang ilmu yang dimilikinya. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala Badan Kepegawaian Negara nomor 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Penyusunan Standar Kompetensi Manajerial Pegawai Negeri Sipil.
Untuk itu diperlukan adanya penilaian kompetensi. Hal ini dilakukan agar dapat diperoleh data atau informasi yang dapat dijadikan bukti yang menunjukkan apakah pemegang jabatan atau calon pemegang jabatan memenuhi atau tidak memenuhi kompetensi minimal yang dipersyaratkan untuk melaksanakan tugas jabatan.
Salah satunya dalam rangka evaluasi terkait kinerja Pejabat Eselon II dilingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) telah melaksanakan asassement namun terkesan tertutup.
Informasi yang didapat bahwa beberapa waktu lalu bahwa Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Pringsewu, sudah melakukan asassement untuk Pejabat Eselon II yang dilaksanakan di Hotel Horizon Bandar Lampung. Namun, sangat disayangkan dan juga menjadi pertanyaan asassement yang telah dilaksanakan tersebut terkesan tertutup.
Sementara, sampai saat ini belum ada kejelasaan dan pemberitahuan terhadap publik tentang apa tujuannya, serta output dari asassement itu seperti apa tindaklanjutnya. Sebab, sebelumnya BKD juga sudah sempat melakukan asassement bahkan sampai saat ini juga belum terlihat outputnya.
Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom, Akt, C.A., saat dimintai keterangan mengenai kebenaran asassemen Pejabat Eselon II yang telah dilaksanakan tersebut mengatakan bahwa membenarkan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, melalui BKD telah melaksanakan assamemen, namun kata dia langsung saja hubungi pihak BKD yang lebih jelas menangani hal tersebut.
“Betul setahu saya asassement sudah dilaksanakan, tapi untuk lebih jelas silahkan hubungi Kepala BKD Pringsewu.” kata Wabup Fauzi, kepada media ini, Selasa (19/11/2019).
Sementara saat dikonfirmasi Kepala BKD Pringsewu Dawam Raharjo, di Kantor BKD sedang tidak berada ditempat, bahkan melalui sambungan telepon seluler tidak bisa dihubungi, Rabu (20/11/2019).
Mengenai hal ini mendapat tanggapan dari Organisasi Pemuda dan Kemahasiswaan Rido Sanjaya, selaku Ketua PC PMII Pringsewu (Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) mengatakan,
“Kita berharap dengan adanya assament ini dilakukan secara terbuka, walaupun hasil akhir bersifat rahasia pimpinan, akan tetapi minimal BKD memberi penjelasan dengan kapan dilaksanakan dan tujuan dari asassemen ini apa,” tukas Rido Sanjaya.
Selain itu juga Rido, menambahkan bahwa setiap dilaksanaknanya asassemen pejabat sudah pasti menggunakan anggaran negara, maka dari hal itu harus diperjelas outputnya seperti apa.
“Apalagi asassement inikan dilakukan dengan menggunakan anggaran negara, tentu kita berharap dengan outputnya memang bisa memberikan dampak positif untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Pringsewu, jangan cuma asassement aja tapi output tidak jelas,” tambah Rido.(Tim)

 2,611 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here