Senin, Mei 20, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGTulang Bawang Barat

Tubaba, Launching Program MANTRA Maju Dan Sejahtera.

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

TULANG BAWANG BARAT | Bupati Kabupaten Tulang Bawang Barat Umar Ahmad melaunching Program Mantra (Maju dan Sejahtera) Tubaba di Kompleks Islamic Center Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (18/09/2019).

Umar Ahmad mengatakan Mantra Tubaba merupakan suatu program yang merupakan skema perlindungan dan jaminan sosial dalam upaya penanggulangan kemiskinan melalui pemberian bantuan sosial non tunai kepada kelompok Rumah Tangga Sasaran (RTS) kurang mampu yang terpilih dan ditetapkan oleh pemda.

“Program mantra tubaba ini bertujuan meningkatkan status sosial ekonomi RTS, memenuhi kebutuhan dasar sandang pangan dan papan RTS, serta memberikan jaminan dan perlindungan bagi RTS,” kata Bupati.

Ditambahkan kembali Program satu satunya di Provinsi Lampung ini menyasar rumah tangga dengan kriteria rentan kebawah berdasarkan data BDT. Kemudia penerima program adalah rumah tangga miskin yang belum pernah menerima bantuan dari pusat seperti Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Gelar Rapat Persiapan Pelaksanaan Pelantikan 69 Kepala Tiyuh Terpilih

“Sebanyak 13.250 keluarga yang berada di 9 kecamatan menjadi sasaran program ini,” jelas dia.

Tegasnya lagi program keluarga harapan(PKH) dan program MANTERA (maju dan sejahtera) harus tepat sasaran agar tidak ada yang kaya pura-pura Miskin mendapatkan bantuan mantra dan PKH, bila ada bisa dikenakan hukum yang berlaku.

“Program PKH atau MANTERA harus di berikan kepada orang yang tepat jangan di berikan kepada orang sudah mampu tapi pura-pura tidak mampu, bila ada orang yang sudah mampu mendapatkan bantuan berupa PKH atau MANTERA bisa di pidanakan,” tegasnya bupati

Baca Juga :  Kapolres Tanggamus Pimpin Evakuasi dan Identifikasi Temuan Mayat di Rawa Bandar Negeri Semuong

Orang nomor satu di Tubaba ini berharap program ini tepat sasaran dan benar-benar sampai kepada warga dengan kategori miskin.

Program yang bersumber dari APBD sebesar 10 milyar rupiah ini, melibatkan 109 orang pendamping yang ditempatkan di setiap tiyuh/Desa, dengan di kordinatori oleh satu orang di setiap kecamatannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, dirjen wilayah satu kementerian sosial RI Endang Muryani, Kadis Sosial Provinsi Lampung Sumarju, Ketua DPRD Tubaba Ponco Nugroho, Forkopimda, Kepala SKPD, para Camat dan kepalo Tiyuh/Desa, para pendamping Program serta rumah tangga sasaran program.(Wawan).

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *