GemalampungNews.com, Lampung Utara – Puluhan kontraktor mendatangi kantor Sekretariatan Pemerintah Kabupaten Lampung Utara, Kamis (14/9/17), guna mempertanyakan kejelasan dana proyek yang dijanjikan. Oleh pemerintah daerah, guna menjawab pertanyaan yang lalu.
Berdasarkan pantauan, puluhan kontraktor itu pertama kali mendatangi kantor BPKA badan pengelola aset dan keuangan daerah. Namun, saat menggluruk kesana, tidak ditemui pejabat yang memiliki kewenangan untuk menjawab keresahan mereka. Dimana sebelumnya, mereka dijanjikan pembayaran uang muka maupun yang telah melaksanakan PHO pada hari ini, namun tidak ada kejelasan dari pihak yang bersangkutan.
“Pada hari ini kami mendatangi kantor Bupati untuk menagih janji, sebab datelinenya paling lambat hari ini,” ujar salah satu pemborong yakni, Ook.
Saat mendatangi kantor Pemkab Lampura, mereka ditemui mantan Kordinator tenaga ahli setempat. Namun disana terjadi kesalahan paham, hingga terjadi cek-cok mulut, karena salah satu rekanan merasa tersinggung dengan ucapannya.
“Dia itu siapa (yamin Tohir, red), dan kapasitasnya disini sebagai apa. Bilang kami tidak boleh ikut lelang, padahalkan saya direkturnya. Nah kalau dia sok-sok membela pemerintah, kapasitasnya sebagai apa disini,”ujar salah seorang pemborong Boy.
Mengetahui ada Wakil Bupat Lampura, Sri Widodo di ruang kerjanya, para rekanan mendatanginya untuk menanyakan kejelasan dana tersebut, akan tetapi tetap tidak menemui solusi kongkret.
“Ya saya tidak bisa memastikan kapan ada pencarian, coba nanti akan saya tanyakan dengan yang bersangkutan,” ujarnya. (Amri)

 805 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here