Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PRINGSEWU | Sebanyak 40 aparat pekon dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Pringsewu, Kecamatan Gadingrejo dan Kecamatan Ambawara mengikuti sosialisasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi aparat pekon.

Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A., C.M.A. di aula Kolam Renang Paris, Pajaresuk, Pringsewu, Senin (28/10/19), selain itu tampak hadir Wakil Ketua DPRD Pringsewu Rizky Raya S., S.H., M.H., C.L.A., Kajari Pringsewu Asep Sontani Sunarya, S.H., C.N., Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Pringsewu Djohndrawadi, S.E., M.M., Kadis Tenaga Kerja Kabupaten Pringsewu Ir.Suheriyanto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Lampung Herry Subroto, Kepala BPJS Ketenagakerjaan KCP Pringsewu Imam Haryono Syafei.

Kepala BPJS ketenagakerjaan Cabang Bandar Lampung Heri Subroto dalam sambutannya mengatakan ada empat program BPJS ketenagakerjaan yaitu, jaminan kecelakaan kerja (JKK), jaminan kematian (JKM), jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun (JP).

“Acara hari ini, dalam rangka mengedukasi dan mensosialisasikan program BPJS ketenagakerjaan. Karena sampai saat ini pekon yang sudah menjadi peserta kita masih sangat sedikit. Sementara mereka punya resiko yang harus dilindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Mudah-mudahan selesainya sosialisasi ini semua perangkat pekon di Pringsewu sudah terdaftar menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan,” harap Heri.

Baca Juga :  Bupati Winarti Melantik 234 Orang Anggota BPK dan Memberi Perhatian Khusus Pada Pelayanan Masyarakat

Sengaja kita hari ini, lanjut Heri mengundang Pemda yang diwakili oleh Wabup, Kejari Pringsewu untuk kita sinergikan.

“Semoga perangkat pekon tidak ragu lagi menggunakan anggaran desa untuk membantu, ikut atau membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan. Hari ini kita mendorong supaya perangkat desa tidak ragu lain untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” lanjutnya.

Kemudian Kajari Pringsewu Asep Sontani dalam sambutannya mengatakan
pada kegiatan sosialisasi terpadu ke peserta BPJS Ketenagakerjaan ke perangkat dan kepala pekon untuk memberikan perlindungan, keselamatan, kenyamanan dan kesejahteraan bagi seluruh klaim dan juga perangkatnya.

“Serta guna meningkatkan produktifitas tenaga pekerja agar dapat beraktivitas kerja yang baik dan berdasarkan peraturan perundangan-undangan. Salah satunya adalah Permendagri no 20 tahun 2018 tentang pengelolaan DD karena di Kabupaten Pringsewu ini masih banyak Pekon yang belum mendaftarkan program BPJS Ketenagakerjaan. Saya berharap Kejari Pringsewu mendapatkan kuasa khusus dari BPJS ketenagakerjaan untuk kepala Pekon dan perangkat pekon agar bisa mengikuti program BPJS ketenagakerjaan,” harap Kajari Pringsewu.

Baca Juga :  Meski Moment HPN Sudah Berlalu, Wartawan Di Mesuji Masih Dapat Kado Ini Dari Kapolres

Kemudian Wabup Pringsewu Fauzi dalam sambutan sekaligus membuka acara sosialisasi mengatakan sampai saat ini baru ada dua pekon dari dua kecamatan yang sudah mengikut sertakan aparat pekonnya pada program BPJS ketenagakerjaan. Yaitu Kecamatan Banyumas, di Pekon sinar Mulya dan Kecamatan Gadingrejo di Pekon Panjerejo.

“Saya berharap nantinya pada Kakon agar mengikuti amanah tersebut dan menganggarkan kegiatan pada BPJS Ketenagakerjaan. Selain mengikuti peraturan juga membuat semangat aparatur pekon,” kata Fauzi.

Fauzi juga berharap kalau desa sudah menjadi mendaftarkan perangkat pekonnya maka itu menjadi Pekon sadar BPJS ketenagakerjaan.

“Saya minta tahun 2020 seluruh pekon di Kabupaten Pringsewu menjadi pekon yang sadar BPJS ketenagakerjaan,” tandasnya. (BM)

 799 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here