PRINGSEWU | Kabupaten Pringsewu hingga 2018 memiliki sebanyak 392 Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dengan jumlah kader mencapai 2.005 orang aktif 100%.

Demikian diungkapkan Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. saat membuka kegiatan refreshing kader posyandu balita dan kader posyandu lansia Puskesmas Rejo Sari di gedung pertemuan Paris, Pajaresuk, Pringsewu, Selasa (23/10/18).

Dikatakan Fauzi, sesuai Permendes RI No.19 tahun 2017 tentang penggunaan dana desa, Kepala UPT Puskesmas dapat berkoodinasi dengan Kepala Pekon setempat untuk pengadaan, pembangunan, pengembangan, pemeliharaan, pengelolaan dan pembinaan Upaya Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat, seperti Poskesdes, Polindes, Posbindu, serta Posyandu atau pos kesehatan lainnya.

Baca Juga :  Penutupan Gerakan UI Mengajar Angkatan ke-9 di Pesisir Barat

“Tantangan terbesar dalam pelayanan kesehatan dasar saat ini adalah masalah eleminasi tuberkulosis, penurunan stunting, serta peningkatan cakupan imunisasi. Dan kader posyandu sangat besar peranannya dalam membantu puskesmas mewujudkan ketiga prioritas ini,” ujarnya.

Melalui refreshing kader posyandu ini, lanjut Fauzi, diharapkan dapat menambah wawasan, meningkatkan kemampuan kader dalam pengelolaan posyandu, sehingga dapat turut memecahkan masalah kesehatan di wilayah masing masing-masing. Turut hadir dalam acara tersebut, Asisten Bidang Pemerintahan Setdakab Pringsewu Drs.Hi.Zuhairi Abdullah, Kadis Kesehatan Pringsewu Purhadi, M.Kes., Kepala UPT Puskesmas Rejosari serta para kader posyandu, baik balita maupun lansia.

Baca Juga :  Anggota Pokja ULP Pemkab Mesuji TA 2018 Diseleksi

KUPT Puskesmas Rejosari Yohanes mengatakan, bahwa kegiatan refreshing Kader Posyandu tersebut rutin dilaksanakan sekali setiap tahunnya, yang bertujuan agar Kader-kader posyandu yang aktif lebih bisa berfungsi lagi untuk pelayanan terhadap masyarakat.

“Memberikan support kepada kader-kader kita agar lebih bisa berperan dan berfungsi dengan lebih baik lagi, terlebih lagi yang disampaikan oleh wakil bupati, beliau menyampaikan tanpa pamrih atau insentif khusus untuk kader posyandu, hanya bantuan dari pemerintah daerah saja yang kita berikan”ucapnya.(rls/red)

 1,701 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here