Gemalampung.Com, Bandar Lampung  – Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN seakan telah kehabisan akal dalam mencari pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna memenuhi mimpi meraih target mencapi Rp 779 miliar yang sempat dinilai pemprov terlalu tinggi.

Pasalnya, beredar kabar bahwa pemerintah Bandarlampung diduga telah menjual aset tanah dan bangunan SDN 2 Palapa sampai kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berlokasi di jalan Jenderal Achmad Yani, Tanjung Karang Pusat guna meraih capaian PAD yang sempat dimentahkan oleh pemprov Lampung beberapa waktu lalu.

Sekolah yang telah berdiri sekitar 1 Juli 1970 melalui Surat Keputusan Walikota Kepala Daerah Kotamadya Tanjung Karang – Teluk Betung Nomor 1202/B/II tentang izin pemakaian bangunan gedung baru untuk SDN 18 di Kampung Durian Payung Tanjung Karang dan sekarang berganti nama menjadi SDN 2 Palapa merupakan tempat para putra putri Lampung untuk menimba ilmu seolah berubah alihfungsi yang diduga untuk mewujudkan ambisi penguasa guna mewujudkan mimpi meraih PAD.

Baca Juga :  Gubernur Arinal Mendukung Lampung Jadi Tuan Rumah Muktamar NU ke 34

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Wali Kota Bandarlampung, Herman HN diduga telah menjual aset itu kepada pihak swasta untuk dibangun hotel dengan nilai yang diperkirakan mencapai miliaran rupiah dan belum disetujui oleh DPRD Kota Bandar Lampung.

Selain itu, Pelaksana Harian (Plh) SDN 2 Palapa Bandarlampung, Eka Apriani juga kabarnya sempat dipanggil oleh Wali Kota Bandarlampung, Herman HN tentang lokasi pemindahan belajar mengajar para siswa siswi tersebut.

Baca Juga :  Bersama 6 Polres Polres Lampung Tengah Menerima Team Monitoring Pengendalian Mutu Wasrik Tahap Il Itwasum Polri Ta 2020

“Kalau mau wawancara langsung ke Bu Eka aja, Plh disini, soalnya beliau lagi rapat mengenai pemindahan sekolah ini bersama pak Wali,” Ungkap salah satu Guru SDN 2 Palapa.

Sementara itu, PLH SDN 2 Bandarlampung, Eka Afriana mengakui bahwa SDN 2 Palapa bakal dipindahkan.

“ Iya, tetapi saya belum mengetahui informasi yang terlalu mendalam mengenai itu. Ini bunda lagi mencari informasinya,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga membenarkan telah melakukan rapat bersama Wali Kota Bandarlampung, Herman HN terkait dugaan pemindahan sekolah itu.

“Iya, Kok tahu,  cepat benar kalian menangkap sinyal saya ada dimana,” singkatnya. (Tim)

 927 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here