TANGGAMUS | Perjuangan warga membentuk kelompok sadar wisata (pokdarwis) Air Terjun Beranak perlahan telah berjalan, pasalnya Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pariwisata berdasarkan proposal yang diajukan pokdarwis setempat telah menerbitkan surat keputusan No.556/416/VII/20/2018 tentang Pengukuhan pokdarwis Air Terjun Beranak dusun Batulima Pekon Sidomulyo kecamatan Air Naningan Kabupaten Tanggamus yang di tandatangani oleh Retno Damayanti selaku Kadis Pariwisata Tanggamus.

Foto : Air terjun beranak dusun batu lima

Air Terjun Beranak adalah destinasi wisata yang yang terletak di wilayah register 39 tepatnya tidak jauh dari pekon Sidomulyo, kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus atau lebih dikenal dengan nama dusun Batu Lima.

untuk menuju kelokasi tersebut dari penghujung pekon melalui jalan tanah dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda dua kurang lebih 15 menit. Sebelum sampai kelokasi, pengunjung juga dapat melihat suatu tempat wisata yaitu adanya lima buah batu yang berjejer dari yang terbesar hingga terkecil, untuk diketahui dari situlah nama dusun “Batu Lima” dipakai oleh warga setempat.

Baca Juga :  Sambut Berbuka Puasa Insan Pers AWPI Pringsewu Bagikan 250 Bungkus Takjil

Setelah berjalan tak jauh dari lokasi tersebut terdapat pula dua batu besar yang mana satu batu berbentuk panjang yang menyerupai Perahu seolah menghadap pada batu besar yang tertanam kokoh kedalam tanah, setelah itu barulah sampai ke lokasi air terjun beranak yang dituju.

Setelah sampai di lokasi dapat dirasakan dengan nuansa alami yaitu adanya untaian air terjun yang menghempas dari atas kebawah dengan ketinggian kurang lebih 8 meter, berdindingkan batu cadas berlapis dengan warna hitam pekat dan mengkilat.

Jika berada di lokasi air terjun beranak tersebut dapat dirasakan sensasi luar biasa dengan nuansa alami yang menyejukan, rasa khas dengan suhu yang dingin, deruan suara air yang terjun tinggi hingga nampak embun putih terbang dari permukaan air, suara kicauan burung liar yang terbang kesana kemari dan hijaunya pepohonan yang mengelilingi.

Baca Juga :  RATUSAN ASN DAN PELAJAR LAKUKAN AKSI PUNGUT SAMPAH DI PRINGSEWU

Untuk nama lokasi air terjun ini sepontan terucap dari salah seorang anggota pokdarwis dimana Air terjun ini awalnya ada dua air yang mengalir dan setelah para pemuda kampung bergotong royong membersihkan lokasi mengalirlah satu lagi air terjun lagi untuk itu tercetuslah Air Terjun Beranak.

Antusias warga dalam pokdarwis yang bergotong royong untuk mengembangkan destinasi wisata ini sangatlah patut diapresiasi. Dapat dilihat dari warga setempat yang bahu membahu memperindah nya walau dengan keterbatasan serta alat seadanya.

Toni Asmarin selaku ketua Pokdarwis berharap dengan adanya tempat wisata yang baru dikembangkan ini dapat memicu semangat warga akan sadar wisata serta ikut mengembangkan.
Sementara itu Erwin Jonson selaku anggota Kelompok Tani setempat juga sangat mendukung.(**)

 1,921 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here