Jumat, Mei 24, 2024
ADVERTORIALKota Metro

WUJUD TALI KASIH KELUARGA BERESIKO STUNTING, PEMKOT METRO GELAR BIMBINGAN TEKNIS POKJANAL POSYANDU

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Metro, membuka Kegiatan Bimbingan Teknis Pokjanal Posyandu Tingkat Kota ke Pokjanal Posyandu Tk. Kecamatan yang berlangsung di Aula Kecamatan Metro Timur, Jumat (21/07/2023).

Camat Metro Timur Ferry Handono mengucapkan terimakasih kepada Tim Pokjanal Posyandu Kota Metro, yang telah mempercayai Kecamatan Metro Timur sebagai lokasi dilaksanakannya Bimbingan Teknis Pokjanal Posyandu Tingkat Kota ke Pokjanal Posyandu Tk. Kecamatan di Kecamatan Metro Timur.

 

“Tadi saya bersama Bhabin Kamtibmas dan Ibu Lurah di Kelurahan Tejoagung sedang melakukan intervensi untuk membantu sebagai wujud tali kasih kepada keluarga beresiko stunting, dengan itu kami turun di 6 titik lokasi dan selebihnya untuk untuk kaum duafa yaitu sayuran beserta telur yang kami bagikan, “tuturnya.

Ferry juga menjelaskan bahwa ada 70 paket yang bagikan dibantu dengan anggota bhabin kantibmas untuk mencarikan sumber pembiayaannya.

“Bhabhi kantibmas ikut, bhabinsa juga ikut yang didampingi oleh puskesmas. Alhamdulillah kami mendatangi satu persatu untuk stunting yang juga dibantu dengan kader-kader posyandu, “bebernya.

Pada kesempatan tersebut yang merupakan wujud kolaborasi dalam rangka intervensi keluarga beresiko stunting Camat Metro Timur turut melakukan pengecekan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA).

 

Ferry meminta kader posyandu untuk berperan dalam mengingatkan dan melakukan pengecekan terdapat kesehatan ibu dan anak, agar melakukan pemeriksaan di posyandu untuk mengurangi terjadinya stunting di Kota Metro.

Baca Juga :  Pemerintah Tiyuh Bujung Sari Marga Salurkan BLT Dana Desa Tahun 2021

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menimbulkan aksi-aksi dan kepedulian bukan hanya pertemuan saja,Serta bermanfaat bagi kita semua “ujarnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Metro sekaligus Sekertaris Pokjanal Posyandu Metro, Budiono, mengungkapkan permintaan Ketua Pokjanal Posyandu Metro Asisten I Kota Metro Supriyadi yang tidk bisa mengikuti acara kegiatan bimbingan hari ini.

“Saya mengucapkan terimakasih atas kedatangan bapak dan ibu sekalian, saya melihatnya sebagai awal komitmen kita bersama dalam mengoptimalisasi pengunaan posyandu, “ucapnya.

Diungkapkannya, bahwa saat ini kegunaan posyandu sangat luas yaitu sebagai tempat memperoleh semua data kesehatan. “Sehingga di dalam perkembangannya ada Pokjanal Posyandu (Kelompok Kerja Operasional Pembinaan Pos Pelayanan Terpadu), “jelasnya.

Budiono juga menegaskan bahwa Posyandu saat ini bukan hanya milik Dinas Sosial tetapi semua leding sektor untuk memajukan dan mensejahterakan masyarakat di lingkungan Kota Metro.

“Posyandu merupakan Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang di kelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk bersama masyarakat dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan guna memberdayakan masyarakat dan memberi kemudahan kepada masyarakat teruntuk terdapat pelayanan dasar dan mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi , “terangnya.

Baca Juga :  Tidak Menyurutkan Semangat Bupati Tuba Saat Berkunjung di Kecamatan Menggala Kali ini Terasa Spesial Meski Susana Hujan Deras

Perkembangan posyandu yang semakin baik akan berdampak besar terhadap kualitas hidup masyarakat, sehingga diperlukan perhatian dari kita semua karena posyandu merupakan milik bersama.

“Pokjanal Posyandu merupakan wadah yang disediakan untuk para pemangku kebijakan untuk meningkatkankokasnyakualitasnya melalui pembinaan, fasilitasi, advodkasi dan dukungan untuk meningkatkan fungsi kerja posyandu, “kata Budiono.

Oleh karena itu, diperlukan komitmen bersama dan kebersamaan pemahaman sehingga akan terjadi kerjasama integrasi lintas sektoral.

“Pengintegrasian layanan sosial dasar di posyandu adalah suatu upaya mengsinergikan berbagai layanan yang dibutuhkan masyarakat meliputi perbaikan kesehatan dan gizi, pendidikan dan perkembangan anak, meningkatkan ekonomi keluarga, ketahanan pangan warga, dan kesejaheraan sosial, “ungkapnya.

Tak hanya itu, Sekertaris Pokjanal Posyandu Metro menywbut bahwa peran aktif lintas sektoran sangat diperlukan pada semua langkah kegiatan dan program kesehatan sejak perencanaan, pelaksanaan, pemantauan sampai evaluasi program kesehatan. Harapannya, melalui kegiatan ini akan terjalin sinkronisasi terbuka wawasan, ide-ide serta inovasi yang akan memunculkan program yang berguna bagi perkembangan posyandu dan pelayanan di posyandu.

“Mudah-mudahan bimbingan teknis ini dapat diikuti dengan baik oleh 11 Pokjanal Posyandu tingkat Kecamatan dan Kelurahan, “pintanya.(Adv)

 

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *