Bandar Lampung – Sikap politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ditegaskan sebagai partai penyeimbang terhadap kebijakan pemerintah pusat. Sepanjang kebijakan tersebut berpihak pada kemaslahatan rakyat, maka wajib didukung, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Penegasan itu disampaikan Ketua DPD PDIP Lampung, Winarti, dalam kegiatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) VI DPC PDIP Bandarlampung, Sabtu (14/2/2026).
Menurut Winarti, peran PDIP sebagai kekuatan politik bukan semata-mata oposisi, melainkan penyeimbang yang tetap mengedepankan kepentingan rakyat. Ia menekankan pentingnya soliditas internal partai, terutama dalam momentum konsolidasi organisasi seperti Musancab.
“Bandarlampung adalah aset PDIP yang harus dijaga. Siapapun yang menjadi ketua PAC harus didukung dengan baik. Berikan kesempatan, karena regenerasi itu diperlukan,” tegasnya.
Winarti juga mengingatkan seluruh kader untuk menjunjung tinggi etika dan kebersamaan dalam berpolitik. Ia menyebut politik bukan ajang saling menjatuhkan, melainkan sarana merangkul dan membangun bersama.
“Semua harus saling menghormati dan menghargai. Politik itu merangkul bersama. Berpolitik itu dibuat senang dan bersuka cita. Itu sejatinya membangun bersama, berdiri di atas kebenaran,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PDIP Bandarlampung, Dedi Yuginta, menyampaikan bahwa Musancab VI menjadi momentum strategis untuk memperkuat struktur organisasi hingga tingkat bawah.
Menurut Dedi, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kinerja partai serta memperkokoh soliditas kader dalam menghadapi agenda politik ke depan.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan anggota Fraksi PDIP DPRD Bandarlampung atas dukungan sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Ini berkat dukungan semua pihak, baik dari seluruh kader maupun anggota Fraksi PDIP DPRD Bandarlampung,” pungkasnya. (Red)

