Tanggamus – Pemerintah Kabupaten Tanggamus mencatatkan sejarah baru dalam pengelolaan keuangan daerah. Untuk pertama kalinya sejak kabupaten ini berdiri pada 21 Maret 1997, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil melampaui target yang ditetapkan.
Di bawah kepemimpinan Bupati Tanggamus Drs. H. Moh. Saleh Asnawi, MA, MH bersama Wakil Bupati Agus Suryanto, realisasi PAD Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp134,8 miliar, melampaui target sebesar Rp130,1 miliar atau mencapai lebih dari 102 persen.
Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah Kabupaten Tanggamus dan menandai lonjakan signifikan kinerja pendapatan daerah, meskipun usia kepemimpinan duet Saleh Asnawi–Agus Suryanto belum genap satu tahun.
Keberhasilan ini tidak lepas dari peran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang untuk pertama kalinya berdiri sebagai perangkat daerah tersendiri setelah dipisahkan dari Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD). Kebijakan strategis tersebut terbukti berdampak positif terhadap optimalisasi penerimaan daerah.
Selain PAD secara keseluruhan, realisasi Pajak Daerah juga mencatat kinerja impresif dengan capaian 105,22 persen dari target. Penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) pun mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Tanggamus, Maradona, menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sistematis dan kolaboratif lintas sektor.
“Pemisahan Bapenda dari BPKD terbukti efektif. Pengelolaan pendapatan menjadi lebih fokus, terukur, dan profesional. Sinergi dengan kecamatan, pekon, serta meningkatnya kepatuhan wajib pajak sangat berpengaruh terhadap capaian ini,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).
Apresiasi juga disampaikan Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Tanggamus, Hendra Wijaya Mega. Ia menilai capaian tersebut sebagai prestasi luar biasa.
“Target PAD Rp130 miliar berhasil dilampaui hingga Rp134 miliar. Ini menunjukkan tata kelola keuangan daerah yang semakin sehat dan profesional, serta patut dipertahankan ke depan,” katanya.
Dengan capaian ini, Pemerintah Kabupaten Tanggamus optimistis mampu memperkuat kemandirian fiskal daerah. Di bawah duet kepemimpinan Saleh Asnawi–Agus Suryanto, pengelolaan pendapatan daerah diarahkan tidak hanya untuk mengejar target, tetapi juga untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. (Wan)

