Tanggamus – Di saat pemerintah daerah gencar menyerukan efisiensi anggaran dan pengetatan belanja, Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus justru tercatat mengucurkan anggaran fantastis mencapai Rp1,02 miliar hanya untuk belanja Peralatan Studio Video dan Film.
Fakta tersebut tercantum dalam Rencana Umum Pengadaan (RUP) Tahun Anggaran 2025 dengan nama paket Belanja Modal Peralatan Studio Video dan Film. Paket ini mencakup pengadaan Video Tron Outdoor dan Video Wall yang diperuntukkan bagi Kantor Kejaksaan Negeri Tanggamus, sebuah belanja yang langsung memantik sorotan publik.
Kebijakan ini dinilai kontras dengan realitas di lapangan. Saat sejumlah sektor pelayanan dasar masih berjibaku dengan keterbatasan anggaran mulai dari infrastruktur, pendidikan hingga layanan kesehatan, pengadaan perangkat visual bernilai miliaran rupiah justru lolos dalam perencanaan anggaran daerah.
Tak sedikit kalangan mempertanyakan urgensi dan skala prioritas belanja tersebut. Apakah Video Tron dan Video Wall merupakan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada pelayanan masyarakat. Ataukah sekadar proyek penunjang citra yang menguras uang rakyat di tengah semangat penghematan.
Untuk memperoleh kejelasan, Gemalampung.com telah melakukan konfirmasi resmi kepada Kepala Bagian Umum Setdakab Tanggamus, Eko Didi Armadi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan substantif terkait dasar kebutuhan pengadaan, alasan pengalokasian anggaran hingga menembus angka satu miliar rupiah, maupun manfaat konkret yang dijanjikan dari belanja tersebut.
Ketiadaan penjelasan terbuka ini justru memperlebar ruang spekulasi publik. Perencanaan anggaran, mekanisme penentuan kebutuhan, hingga potensi pemborosan dana daerah menjadi pertanyaan yang belum terjawab.
Sejumlah pemerhati kebijakan daerah menegaskan, transparansi dan akuntabilitas bukan sekadar formalitas administratif, melainkan kewajiban moral dalam pengelolaan keuangan publik. Tanpa penjelasan yang gamblang, pengadaan bernilai besar berpotensi menimbulkan persepsi negatif mulai dari pemborosan anggaran hingga dugaan salah sasaran penggunaan uang rakyat.
Gemalampung.com akan terus menelusuri dan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memastikan publik memperoleh informasi yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan anggaran daerah Kabupaten Tanggamus. (Redaksi)

