Pringsewu – Upaya pencarian terhadap Mbah Kaliman (82), warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, yang dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026), masih terus dilakukan. Memasuki hari keempat, tim gabungan memperluas area penelusuran hingga mendekati perbatasan Kabupaten Pesawaran.
Kapolsek Gadingrejo, Iptu Sugiyanto, mengatakan radius pencarian kini diperluas hingga sekitar 2,9 kilometer dari titik nol, yakni kebun tempat terakhir Mbah Kaliman beraktivitas sebelum dinyatakan hilang.
“Pencarian hari ini memasuki hari keempat. Area penelusuran kami perluas hampir 3 kilometer dari titik kebun, mengarah ke perbatasan Kabupaten Pesawaran,” ujar Iptu Sugiyanto, Kamis (22/1/2026), mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra.
Pencarian melibatkan tim gabungan dari Polri, TNI, Basarnas, BPBD, Satpol PP, serta dibantu warga setempat. Petugas menyisir kebun, semak belukar, jalur setapak, hingga akses jalan yang biasa dilalui korban.
Dari titik awal pencarian, petugas menemukan sejumlah barang milik korban berupa cangkul dan arit yang diduga digunakan Mbah Kaliman saat berkebun. Namun hingga hari keempat, keberadaan korban masih belum diketahui.
Warga sekitar kebun mengaku tidak melihat Mbah Kaliman melintas pada hari kejadian. Padahal, korban dikenal rutin melintas di depan rumah warga saat berangkat dan pulang dari kebun.
Mbah Kaliman diketahui merupakan pensiunan PNS guru yang tinggal di RT 01 Dusun 7 Pekon Gadingrejo. Ia dilaporkan hilang sejak Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Saat itu, korban meminta anaknya, Heli, untuk mengantarkannya ke kebun di wilayah Pekon Gadingrejo Timur, sekitar 3 kilometer dari rumah. Meski sempat dilarang karena Heli harus ke Bandar Lampung dan tidak bisa menjemput, Mbah Kaliman tetap bersikeras berangkat dan menyatakan akan pulang dengan berjalan kaki.
Sekitar pukul 13.30 WIB, sepulang dari Bandar Lampung, Heli mendapati ayahnya belum kembali ke rumah. Ia kemudian menyusul ke kebun, namun korban sudah tidak berada di lokasi. Pencarian di sekitar kebun dan jalur pulang pun dilakukan, namun hasilnya nihil.
Hingga malam hari, keluarga bersama warga terus melakukan pencarian sampai dini hari. Karena tak kunjung ditemukan, peristiwa tersebut akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian, BPBD, dan Basarnas.
Sementara itu, Kepala Pekon Gadingrejo, Sariman, menyebut Mbah Kaliman dikenal aktif bertani meski telah pensiun. Kondisi fisik dan komunikasinya juga dinilai masih baik.
“Beliau masih aktif dan komunikasinya lancar. Ciri khususnya mengalami cacat pada mata sebelah kiri,” jelas Sariman.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melanjutkan pencarian. Warga yang mengetahui atau melihat keberadaan Mbah Kaliman diminta segera melapor kepada petugas terkait. (Rls/Red)

