PESISIR BARAT | Di zaman era industri 4.0, generasi milenial sudah mulai bergeser tidak lagi yang banyak yang minat disektor pertanian, kemungkinan ini terjadi karena ketidak cukupan informasi pertanian.
Seperti yang kita ketahui pertanian indentik dengan petani yang bekerja di sawah, panas-panasan, berpakayan tidak layak serta tidak memberikan masa depan.
Demikian intisari yang disampaikan dekan fakultas pertanian, prof. Ir. Wan Sukri Banua, saat ditemui diruangan kerja dekan fp unila, kamis 24/10. Ia menegaskan dengan adanya duta faperta akan membuat terbukanya wawasan yang selama ini sempit mengebai sektor pertanian.
“Program ini bertujuan sebagai perpanjangan tangan fakultas untuk menjabarkan kepada generasi muda, dab pendamping disetiap kegiatannya baik bersifat nasional maupun internasional. Serta terlibat dalam kegiatan fakultas,”jelasnya.
Tambahnya, duta faperta haruslah memiliki kualifikasi yang bagus dan cukup tinggi salah satunya memiliki cukup banyak bekal ilmu pengetahuan.
“Dapat mentransfer pengetahuan kepada generasi muda ditingkat sekolah menengah, sehingga mampu meningkatkan, menambah dan menumbuhkan minat kepada generasi muda tetap tinggi,”tuturnya.
Wakil koordinator duka faperta, bayu oktara mengatakan saat ini yang telah mendaftar berkisar 41 orang.
“Syarat menjadi duta faperta itu seperti IPK 2,75, Angkatan 2017 dan 2018, memiliki kemampuan berbahasa inggris, berpenambilan menarik, cakap bekerja dalam tim, mengisi formulir, KTM, berkomitmendan loyal kepada FP, tidak sedang menerima sanksi akademik, sehat jasmani dan rohani, serta bertakwa terhadap tuhan yang maha esa,”jelas bayu.
Ia juga mengatakan pengumuman finalis akan dilaksanakan pada hari sabtu, 16 november nanti.
“Kita sudah mulai membuka pendaftaran dari tanggal 30 september sampai 14 oktober, pengumuman semifinalis pada tanggal 8 november,” jelasnya.
Nurul (teknik pertanian’17) salah satu peserta mengaku antusias dalam mengikuti jalannya kegiatan pemilihan duta tersebut.
“Perasaannya happy karena bagaimanapun juga duta faperta adalah ajang dalam menjalankan prospek kerja dibidang fakultas pertanian unila,” ujarnya. (Riswanto)

355 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here