Rp48,8 Miliar Digelontorkan, Jalan Banyumas–Way Kunyir Jangan Cuma Bagus di Seremoni

BERITA TERKINI Daerah LAMPUNG Pringsewu

PRINGSEWU – Pembangunan infrastruktur jalan strategis di Kabupaten Pringsewu resmi dimulai. Bupati Pringsewu H. Riyanto Pamungkas melaksanakan ground breaking Preservasi Ruas Jalan Banyumas–Way Kunyir, Jumat (30/1/2026), sebagai bagian dari Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah.

Ruas jalan sepanjang ±13,65 kilometer ini merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Banyumas dengan Pagelaran Utara. Selama ini, kondisi jalan dinilai belum maksimal, baik dari sisi perkerasan, lebar jalan, hingga sistem drainase, sehingga menghambat mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun aktivitas ekonomi lainnya.

Namun demikian, dimulainya proyek ini tidak boleh berhenti sebatas seremoni dan sesi foto. Pemerintah Kabupaten Pringsewu dituntut aktif mengawasi jalannya pembangunan, sebab sudah terlalu banyak contoh proyek infrastruktur bernilai miliaran rupiah yang pada akhirnya bermutu rendah, cepat rusak, dan justru memunculkan kekecewaan masyarakat.

Apalagi, proyek ini dibiayai dengan anggaran yang tidak kecil.

Kegiatan ground breaking turut dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, S.Ag., Ketua DPRD Pringsewu Suherman, S.E., Anggota DPR RI Mukhlis Basri, para asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Pringsewu, camat setempat, serta unsur terkait lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Riyanto menyampaikan pembangunan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu, dengan pendanaan melalui APBN Tahun Anggaran 2025–2026 senilai sekitar Rp48,83 miliar.

“Pembangunan ruas jalan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga tentang membuka akses ekonomi, pendidikan, dan kesehatan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujar Bupati.

Ia menegaskan proyek yang ditargetkan selesai dalam 180 hari kalender harus dikerjakan tepat waktu, sesuai spesifikasi teknis, serta mengutamakan keselamatan dan kenyamanan masyarakat.

Dengan dimulainya pembangunan Jalan Banyumas–Way Kunyir, Pemerintah Kabupaten Pringsewu optimistis konektivitas antarwilayah di bagian utara semakin kuat, pertumbuhan ekonomi lokal meningkat, serta kesenjangan pembangunan antarwilayah dapat ditekan.

Namun masyarakat kini menunggu pembuktian, bukan sekadar janji: apakah proyek ini benar-benar berkualitas dan tahan lama, atau kembali menjadi daftar panjang pembangunan mahal yang cepat hancur. (Redaksi)