Bupati Ela Apresiasi PLN, Pemeliharaan Listrik Kini Bisa Tanpa Mati Lampu

BERITA TERKINI Lampung Timur

Lampung Timur-gemalampung.com-Pemerintah Kabupaten Lampung Timur mengapresiasi langkah PLN UP3 Metro yang melakukan pemeliharaan jaringan listrik tanpa memadamkan aliran kepada pelanggan melalui kegiatan Bhakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah bersama Pimpinan PLN UP3 Metro Anas Febrian di Halaman Kantor Bupati Lampung Timur, Selasa (15/9/2026).

Bhakti PDKB merupakan metode pemeliharaan jaringan yang dilakukan dalam kondisi listrik tetap bertegangan. Dengan cara ini, rumah tangga, pelayanan publik, dunia usaha, hingga kegiatan ekonomi masyarakat tidak terganggu.

“Biasanya kalau ada pemeliharaan atau perbaikan, posisinya off atau mati. Kali ini pemeliharaan dan perbaikan dapat dilakukan dalam keadaan bertegangan. Ini tentu menjadi perhatian serius,” ujar Bupati Ela.

Bupati menilai PLN adalah mitra strategis pemerintah daerah dalam pelayanan dasar. Ia mendorong sinergi terus diperkuat agar kebutuhan listrik masyarakat terpenuhi.

“Saya menghimbau agar seluruh petugas waspada dan berhati-hati. Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur keselamatan kerja harus menjadi prioritas, termasuk penggunaan APD sesuai standar dan SOP,” tegasnya.

Pimpinan PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyampaikan kegiatan Bhakti PDKB di Lampung Timur berlangsung 14–18 September 2026. Sebanyak 3 tim dari Unit Metro, Tanjung Karang, dan Kotabumi diterjunkan untuk menyasar sekitar 70 titik di wilayah Lampung Timur.

“Listrik merupakan bagian penting dari pertumbuhan daerah. Saat ini hampir seluruh aspek kehidupan tidak dapat dilepaskan dari listrik sebagai sumber energi,” ujar Anas.

Ia menjelaskan, PLN UP3 Metro melayani sekitar 300 ribu pelanggan di Lampung Timur, atau 42% dari total 711 ribu pelanggan UP3 Metro. Konsumsi listrik semester I 2026 juga naik 3,5% dibanding tahun 2025.

“Dengan PDKB, kami berharap angka gangguan dapat ditekan dan kinerja keandalan listrik meningkat, khususnya untuk mendukung pertumbuhan Kabupaten Lampung Timur,” katanya.

Anas menegaskan perbedaan PDKB dengan pemeliharaan konvensional. Jika biasanya jaringan harus dipadamkan, tim PDKB bisa bekerja saat jaringan masih menyala. Sehingga masyarakat tetap dapat beraktivitas normal.

Bupati Ela menambahkan, listrik yang andal sangat terkait dengan aktivitas ekonomi. Mulai dari usaha, pendidikan, pertanian, hingga pelayanan publik semuanya butuh pasokan listrik stabil.

“Komunikasi harus tetap terjaga. Sinergi ini harus saling memberikan solusi bagi masyarakat yang membutuhkan layanan listrik di Lampung Timur,” pungkasnya.

Turut hadir Asisten Pemkab Lampung Timur, Plt. Kadis LHKP, jajaran PLN UP3 Metro, dan personel PDKB se-Provinsi Lampung. (*)