Tanggamus – Respons cepat prajurit TNI bersama personel Polri, petugas pemadam kebakaran, pemerintah daerah, dan masyarakat berhasil memadamkan kebakaran yang melanda sebuah rumah warga di Kelurahan Kuripan, RT 14 RW 05, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Minggu (19/7/2026).
Berkat sinergi seluruh unsur di lapangan, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Pemilik rumah, Patoni (62), yang saat itu berada di bagian depan rumah, melihat kepulan asap keluar dari ruang tengah. Saat diperiksa, api sudah membesar dan dengan cepat melalap isi bangunan.
Korban kemudian berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar langsung berdatangan dan bergotong royong melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya sembari menunggu kedatangan petugas.
Sekitar pukul 16.00 WIB, personel Koramil 424-03/Kota Agung bersama anggota Polsek Kota Agung tiba di lokasi. Mereka diperkuat dua unit mobil pemadam kebakaran milik Yon TP 945/PPC dengan 15 personel serta satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kabupaten Tanggamus.
Petugas bergerak cepat melakukan pemadaman dan pengamanan lokasi. Berkat koordinasi yang baik, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 16.40 WIB.
Akibat kejadian tersebut, satu unit rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha servis elektronik hangus terbakar. Selain itu, satu unit sepeda motor Yamaha F1 ZR ikut ludes dilalap api. Meski kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp300 juta, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan korban serta saksi, kebakaran diduga dipicu korsleting arus listrik yang berasal dari ruang tengah rumah. Dugaan tersebut masih akan didalami oleh pihak berwenang untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Dalam proses pemadaman, petugas juga menghadapi kendala berupa akses jalan menuju lokasi yang relatif sempit sehingga menyulitkan mobil pemadam kebakaran menjangkau titik api. Meski demikian, berkat koordinasi antara TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat, api berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan kebakaran yang lebih luas.
Selain memadamkan api, aparat TNI dan Polri turut melakukan evakuasi, pendataan kerugian, pemeriksaan saksi, serta berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk secara berkala memeriksa instalasi listrik di rumah, terutama pada bangunan yang juga digunakan sebagai tempat usaha. Pemeriksaan rutin terhadap instalasi dan penggunaan peralatan listrik yang sesuai standar dinilai penting untuk meminimalkan risiko terjadinya kebakaran. (Red)

