Pringsewu – Warga Pekon Rejosari, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, Lampung, digemparkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di rumah kontrakan, Minggu (14/6/2026) pagi.
Pria yang dikenal dengan nama panggilan Ardian (44) itu ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di lantai ruang rumah kontrakan sekitar pukul 08.00 WIB. Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai karyawan di sebuah salon kecantikan.
Sebelum meninggal dunia, korban sempat mengeluhkan kondisi kesehatannya. Sejumlah rekannya mengaku korban mengalami sesak napas dan nyeri pada bagian dada sebelah kiri.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh rekannya, Muhabit alias Puput, yang hendak mengajak korban sarapan.
“Saksi mencoba membangunkan korban, namun tidak mendapat respons. Setelah memastikan kondisi korban, saksi kemudian meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada aparat pekon serta kepolisian,” ujar Ramon mewakili Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Pringsewu. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Dari keterangan sejumlah saksi, malam sebelum ditemukan meninggal, korban sempat berkumpul bersama beberapa rekannya di rumah kontrakan tersebut hingga sekitar pukul 23.00 WIB.
Usai kegiatan tersebut, korban mulai mengeluhkan sesak napas dan rasa sakit di dada sebelah kiri. Rekan korban sempat menawarkan pengobatan tradisional dengan cara dikerok, namun korban menolak.
“Sekitar pukul 02.00 WIB, korban masih terlihat duduk di dapur dan mengaku dadanya sesak sehingga tidak bisa tidur. Pukul 07.00 WIB korban masih berkomunikasi dan sempat minum teh, tetapi kembali mengeluhkan sakit di bagian dada sebelum akhirnya berbaring untuk beristirahat,” jelas AKP Ramon.
Namun sekitar satu jam kemudian, saat hendak dibangunkan untuk sarapan, korban sudah tidak memberikan respons.
Hasil pemeriksaan sementara tidak menemukan adanya luka atau tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi menduga korban meninggal karena faktor kesehatan, namun penyelidikan masih terus dilakukan.
Polisi juga menyebut korban tidak membawa identitas diri. Selama ini, korban hanya dikenal dengan nama panggilan Ardian. Dalam sekitar satu bulan terakhir, korban diketahui tinggal menumpang di rumah Kasiran, warga Kecamatan Ambarawa, yang juga merupakan pemilik salon tempat korban bekerja.
Saat ini jenazah korban masih berada di RSUD Pringsewu. Kepolisian mengimbau masyarakat yang mengenali korban atau mengetahui keberadaan keluarga korban agar segera menghubungi Polsek Pringsewu Kota atau pihak rumah sakit untuk membantu proses identifikasi dan pemulangan jenazah. (Rls/Red)

