BREAKING

Rabu, April 24, 2024
BERITA TERKINIDaerahLAMPUNGPesawaran

Proyek Perluasan SPAM Pesawaran Diduga Bermasalah,Direktur PDAM Mengaku Menggunakan Pipa Tidak Standar

Gemalampung.com | Fakta, Akurat Dan Terpercaya

PESAWARAN | Terkait Proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan tahun 2022, di Kabupaten Pesawaran  bersumber dari Dana Alokadi Khusus ( DAK) Rp 7,5 Miliar diduga bermasalah dan hingga saat ini terus mendapat kritikan dari masyarakat.

Di tanggapi oleh Direktur Perusahaan Daerah Air Minum atau PDAM Kabupaten Pesawaran Heri Kurniawansyah. Ia mengatakan, pihak dari PDAM tidak dilibatkan dalam perencanaan begitu juga dalam hal  pekerjaan proyek SPAM itu.

”  Tidak ada koordinasi sama sekali dalam perencanan dan pekerjaannya, kami juga tidak di libatkan ,” kata Heri usai hearing bersama Komisi III di Gedung DPRD Pesawaran,Rabu( 1/2/2023).

Heri juga menceritakan awal mula kronologi dirinya di panggil oleh pihak Dinas PU- PR sebelum proyek pekerjaan proyek SPAM jaringan perpipaan tahun 2022 itu mulai di kerjakan.

Baca Juga :  Bupati Raden Adipati Surya Hadiri Acara Seminar Jilid II Masyarakat Profesional Sumatera Bagian Selatan (MASPRO SUMBAGSEL)

” Ketika anggaran SPAM itu turun dari Pemerintah Pusat ,kita di panggil oleh pihak PU-PR Kabupaten Pesawaran bahwa anggarannya sudah ada,” kata Dia

Dalam pertemuanya dengan pihak Dinas PU-PR Kabupaten Pesawaran.Direktur PDAM itu mengakui, bahwa dalam rilis pekerjaan SPAM itu pihak dari Dinas PU-PR memberitahu dirinya bahwa piva yang akan di gunakan dalam proyek tersebut tidak mengguna piva standar.

” Pada saat itu ( Tahun 2022) kita di panggil PU-PR bahwa ada rilis pekerjaan. Makanya dalam klasifikasi rahasia tadi  bahwa pekerjaan itu  menggunakan piva tidak standar,saya berbicara hanya sebagai kapasitas saya saja,” jelas Heri

Heri juga menegaskan,hingga saat ini pekerjaan SPAM jaringan perpivaan itu belum di serah terimakan oleh Dinas PU-PR kepada pihak PDAM

” Belum ada serah terima jadi masih mutlak di bawah PU-PR kalau ada kerusakan kita akan koordinasi dengan pihak PU PR bukan sama rekanan ” ucapnya

Baca Juga :  Pemkab Tubaba Gelar Musrenbang 2021 dan RKPD 2022

Kemudian terkait masalah  proyek SPAM selanjutnya pihak PDAM sendiri masih menunggu pemberitahuan dari Dinas PU-PR

” Untuk langkah selanjutnya kita menunggu dari Dinas PU-PR,” tutupnya

Perlu di ketahui, saat ini Proyek Perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Jaringan Perpipaan tahun 2022, di Kabupaten Pesawaran  bersumber dari Dana Alokadi Khusus ( DAK) Rp 7,5 miliar, diduga bermasalah hingga saat terus mendapat kritikan dari masyarakat.

Sebab, hingga saat pekerjaan proyek perluasan SPAM jaringan perpipaan yang dianggarkan oleh Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran, tidak berfungsi sehingga belum dirasakan manfaatnya oleh ribuan masyarakat Kecamatan Way Khilau, dan Kedondong karena air tidak mengalir.

Editor : (Redaksi)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *