BREAKING

Senin, Mei 27, 2024
BERITA TERKINILAMPUNGPringsewu

RAKOR BAHAS PENGINFUTAN IDM SEKALIGUS BUKBER TPP-P3MD KABUPATEN PRINGSEWU

Gemalampung.com | Fakta,Akurat Dan Terpercaya

PRINGSEWU | Rapat Kordinasi (Rakor) Tenaga Pendamping Profesional Program Pembangunan Pemberdayaa Masyarakat Desa (TP-P3MD) Kabupaten Pringsewu tentang pembahasan penginfutan Indeks Desa Membangun (IDM) serta sekaligus buka bersama dibulan ramadhan 1440 H, rakor tenaga pendamping desa memang rutin dilakukan setiap bulannya, pada kesempatan kali acara bertempat di Rumah Makan Sederhana, Pekon Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Rabu (22/5).

Hadir dalam acara mewakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) Kabupaten Pringsewu Malian Ayub, oleh Sekretaris DPMP Sugianto, Kabid Pemberdayaan Masyarakat Pekon Triaharyono, TAM-PSD Khoirul Anwar, TA, PDP, PDTI dan PLD Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga :  Bupati Pesawaran Mendapat Penghargaan Kehormatan SWK dari Presiden RI

Khairul Anwar mengatakan bahwa Indeks Desa Membangun memotret perkembangan kemandirian Desa berdasarkan implementasi Undang-Undang Desa dengan dukungan Dana Desa serta Pendamping Desa.

“Klasifikasi status Desa berdasar Indeks Desa Membangun ini juga diarahkan untuk memperkuat upaya memfasilitasi dukungan kemajuan Desa menuju Desa Mandiri. Desa Berkembang, dan terutama Desa Maju, kemampuan mengelola Daya dalam ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi secara berkelanjutan akan membawanya menjadi Desa Mandiri,”ujarnya.

Sugianto Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (DPMP) mengatakan bahwa penginfutan Indeks Desa Membangun (IDM) sangat penting dilakukan oleh pekon, serta dibutuhkan pendamping desa untuk memfasilitasinya dalam pengisian kuisioner IDM setiap pekon, selain mengetahui hasil akhir dari status pekon mulai dari Pekon Sangat Tertinggal, Pekon Tertinggal, Pekon Berkembang, Pekon Maju dan Pekon Mandiri.

Baca Juga :  Sandiaga Uno Akan Hadir di Festival Pahawang Culture 2022

“Penginfutan IDM supaya bisa kita mengetahui status kemajuan pekon, termasuk kemajuan pembangunan dan pemberdayaan masyarakatnya, juga mengetahui sumber daya manusia (SDM) sudah sebatas mana tingkat kemajuannya,” ucapnya.(red)

Loading

Bagaimana tanggapan anda?

Leave A Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *