PRINGSEWU | Wabup inginkan Pringsewu jadi kabupaten budaya, bukan hanya budaya Jawa tapi juga budaya asli Lampung, demikian dikatakan oleh Fauzi saat mengunjungi Lamban Balak Homestay yang beralamat di Jalan Jenderal Sudirman nomor 16, Kelurahan Pringsewu Selatan.
Keterangan Foto : Wakil Bupati Pringsewu Dr.H.Fauzi, S.E.,M.Kom,Akt,.C.A,. bersama pengelola Lambat Balak Homstay, Pajaresuk, Pringsewu (Foto:BM)
Kedatangan Fauzi juga dalam rangka membantu promosi salah satu potensi Pemda Pringsewu yang dimiliki oleh salah satu masyarakat yaitu Lamban Balak Kesebatinan Way Semah Perwira Marga, milik Alm. Habudin Nurfin, Rabu (20/11/2019).
Dalam kunjungannya Fauzi didampingi oleh
Kadiskoperindag, Masykur dan Sekdispora dan Pariwisata, Suchairi Sibarani.
Fauzi berharap, Lamban Balak ini bisa ditambahkan display unik yang menonjolkan ciri khas ada Lampung yang bisa dipakai untuk spot foto.
“Jadi ada yang unik biar menarik minat pengunjung untuk datang menginap dan bisa untuk foto-foto dengan memakai properti adat Lampung. Seperti yang ada di Sumatera Barat itu,. Bisa juga ditambahkan untuk mendapatkan paket makan seperti seruwit khas Lampung,” ujar Fauzi.
Sementara itu Sekretaris Dispora dan Pariwisata Sibarani meminta agar pengelola Lamban Balak juga memperbagus homestay agar memiliki nilai lebih.
“Jadi pada event MTQ mendatang, ketika Pringsewu menjadi tuan rumah, Lamban Balak Homestay ini bisa dipakai sebagai salah satu tempat penginapan tamu,” tandasnya.
Berdasarkan sejarahnya Lamban Balak yang direnovasi sejak tahun 2007 ini merupakan sebuah rumah keluarga yang notabene dalam adat Lampung, Lamban Balak menjadi kumpul acara adat keluarga.
Pengelola Lamban Balak Homestay, Shri Abida Dewi Anggraeni, yang punya ide menjadikan rumah ada ini dijadikan homestay. (BM)

 1,094 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here