PRINGSEWU | Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dan Kapolres Tanggamus/Pringsewu AKBP I Made Rasma Jemmy Karang menghadiri upacara ngaben di Pekon Mataram, Kecamatan Gadingrejo, Kamis (16/8). Sejumlah pejabat daerah, mulai dari DPRD dan muspida beserta tokoh masyarakat dan agama turut menghadiri dan menyaksikan salah satu ritual umat Hindu Dharma ini.

Ngaben menurut kepercayaan umat Hindu Dharma (Bali) merupakan prosesi sebagai bentuk

Upacara ngaben secara konsepsional umat Hindu memiliki makna dan tujuan, yaitu dengan membakar jenazah maupun simbolisnya kemudian menghanyutkan abu ke sungai atau laut bermakna untuk melepaskan roh untuk kemudian bersatu dengan Sang Pencipta.

Baca Juga :  Tagihan Listrik Taman Kota Tulang Bawang Membengkak Hingga 7 Milyar

Juga sebagai penghormatan terhadap para leluhurnya guna menghantarnya menuju nirwana dan menyatu dengan Sang Hyang Widi atau Tuhan Yang Maha Esa.

Wakil Bupati Pringsewu Dr.Hi.Fauzi, S.E., M.Kom., Akt., C.A. dalam sambutannya mengatakan upacara ngaben merupakan salah satu ritual keagamaan sekaligus budaya luhur nenek moyang terutama umat Hindu Dharma yang harus senantiasa dijaga kelestariannya.

Baca Juga :  Perintah Surat Edaran Bupati, Untuk Terus Melaksakan Instruksi Pemkab Tulang Bawang

“Pemkab Pringsewu tentunya sangat mendukung upaya-upaya dalam rangka menjaga kekayaan budaya tersebut, seperti halnya ngaben yang bukan hanya sebagai ritual budaya, namun juga keagamaan lainnya”katanya.

Wabup Pringsewu juga meminta seluruh elemen masyarakat, terutama umat Hindu di Kabupaten Pringsewu untuk terus meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan bangsa, serta selalu bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Pringsewu dalam rangka bersama-sama membangun Kabupaten Pringsewu menjadi lebih baik lagi. (rls/vj)

 745 total views,  2 views today

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here